Disdukcapil Kotamobagu ‘Jemput Bola’, Datangi 77 Orang Sakit

Selama 2018, ada 77 orang sakit tersebar di empat kecamatan yang kita datangi.

Disdukcapil Kotamobagu  ‘Jemput Bola’,  Datangi 77 Orang Sakit
Tribun Manado
Sejumlah petugas tampak ada di kantor menunggu masyarakat datang merekam KTP 

Ada juga program pencanangan Desa Kelurahan sadar administrasi kependudukan.

"Nah program ini nanti akan dilaksanakan tahun ini. Program tersebut yakni seluruh penduduk sudah memiliki dokumen kependudukan. Kita mendukung Gerakan Indonesia Sadar Administrasi kependudukan (GISA) pemerintah pusat," ujarnya. 

Tunggu Juknis Penghapusan Data

Batas akhir perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik 31 Desember 2018, hingga Selasa (08/01/2019) telah sepekan berakhir.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kotamobagu Virgina Olii mengatakan bagi masyarakat yang belum melakukan perekaman KTP Elektronik hingga batas akhir maka datanya akan dihapus.

Yang dimaksud yakni bagi wajib KTP yang berusia 23 tahun ke atas yang hingga 31 Desember belum melakukan perekaman maka akan dinonaktifkan.

"Data akan diaktifkan kembali jika yang bersangkutan telah melakukan perekaman. Dan selama dinonaktifkan maka yang bersangkutan dianggap dia mungkin sudah meninggal atau memiliki data ganda," ujar dia.

Virgina mengatakan untuk perekaman bagi wajib KTP yang baru saja berusia 17 tahun tetap masih bisa dilakukan.

"Dilayani seperti biasa," ujar kadis.

Kabid PIAK dan Pemanfaatan Data Disdukcapil Kotamobagu Ruslan Adiwijaya Malah ST menambahkan untuk penghapusan data juga belum dilaksanakan.

"Kami masih menunggu petunjuk. Belum ada mengenai penghapusan data," ujar kabid. 

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Rine Araro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved