5 Destinasi Wisata yang Dulunya Jadi saksi Bisu Pembantaian Massal, Ada Goa Jomblang di Yogyakarta!

5 Destinasi Wisata yang Dulunya Jadi saksi Bisu Pembantaian Massal, Ada Goa Jomblang di Yogyakarta!

5 Destinasi Wisata yang Dulunya Jadi saksi Bisu Pembantaian Massal, Ada Goa Jomblang di Yogyakarta!
KabarDunia.com
Goa Jomblang, Gunung Kidul, Yogyakarta 

Tempat itu terletak di Goa Jomblang Gunungkidul, Yogyakarta.

Nah guys tak banyak yang tahu jika di balik keindahan Goa Jomblang ini memiliki sejarah kelam.

Konon menurut sejarah goa ini pernah dipakai sebagai lokasi pembunuhan massal anggota PKI.

Ratusan anggota PKI diperkirakan menemui ajalnya di Goa Jomblang tersebut.

Bahkan menurut cerita, mereka dijejerkan sesuai kelompok di bibir gua dengan tangan saling terikat satu dengan yang lain. Ketika salah satu ditembak sampai jatuh ke dalam goa maka anggota lainnya akan ikut terjatuh.

Meski dmeikian, goa yang sangat eksotis ini sangat terkenal di kalangan pecinta olahraga caving loh.

Tak hanya itu guys, ternyata goa ini pernah dijadikan lokasi salah satu reality show Amerika Serikat yang berjudul The Amazing Race. 

Bikin merindingkan?

5. Nanjing Massacre Memorial Hall, China

Pembantian
(juliedermansky.photoshelter.com)

Baca: Autopsi Jenazah yang Dilakukan Oleh Dokter Ahli, dari Prosedur hingga Proses Autopsi

Nah guys, ternyata di China juga memiliki lokasi yang dulunya dijadikan pembantaian massal.

Menurut sejarahanya, dulu warga China dibantai dengan kejam di sekitar kota Nanjing.

Di salah satu daerah yang berada di sudut kota Nanjing, yaitu Jiangdongmen terdapat kuburan massal tempat dimakamkannya ribuan jenazah. 

Saking banyaknya jenazah yang dikuburkan di tempat itu, situs di Jiangdongmen tersebut sampai mendapat julukan 'lubang sepuluh ribu mayat'.

Hingga saat ini, kawasan ini ramai didatangi oleh wisatawan khususnya mereka yang berasal dari luar China yang penasaran akan kisah tersebut. 

Nah di atas itu merupakan tempat wisata yang tak kalah menastrim dari tempat wisata lainnya, kamu tertarik untuk datang? (Tribun Manado/Siti Nurjanah)

Penulis: Siti Nurjanah
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved