Seorang Tahanan di PN Batam Nyaris Kabur, 'Anakku Ya Allah, Jangan Dipukuli'
Suara itu mengundang banyak orang untuk mencari tahu apa yang sedang terjadi dan mendekati asal suara teriakan dan tangisan.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Ruang tahanan di belakang Pengadilan Negeri Kelas IA Batam mendadak heboh, Senin (7/1/2019) sekitar pukul 11.10 WIB.
Dari tempat tersebut terdengar suara tangisan dan suara teriakan yang begitu keras.
Suara itu mengundang banyak orang untuk mencari tahu apa yang sedang terjadi dan mendekati asal suara teriakan dan tangisan.
Belakangan diketahui, seorang tahanan pria yang belum diketahui namanya itu, tiba-tiba melomat dari pagar pembatas tahanan dan hendak kabur.
"Langsung meloncat dia. Hampir saja kabur," kata seorang petugas kepolisian.
Baca: Cap Tikus 1978 Dilaunching Hari Ini, Berikut 5 Varian Cap Tikus Populer di Manado, Ada Campur Ular\
Baca: KPK Kirim Tim Rekam untuk Sidang Kasus Korupsi Besar di Pengadilan Tipikor Manado
Baca: Jam Raksasa di Candi Borobudur Ungkap Jika Matahari Tak Selalu Terbit dari Timur
Melihat insiden itu, polisi dan pengawal tahanan saat itu sempat kalang kabut menghadapi tahanan narkoba yang hendak kabur.
"Tangkap, tangkap, tangkap!, semua tenang. Masuk semua," kata-kata seorang petugas dengan suara keras.
Petugas itu sempat bergulat dengan seorang tahanan itu. Akhirnya, karena kalah jumlah, tahanan itu berhasil ditaklukan polisi dan petugas tahanan. Kericuhan pun berakhir.
Pantauan Tribunbatam.id, keluarga tahanan itu tampak menangis keras.
"Anakku.. anakku ya Allah. Jangan dipukuli,'' kata-kata seorang perempuan itu yang mengaku sebagai ibu tahanan narkoba itu.(leo)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/suasana-dekat-ruang-tahanan-di-pengadilan-negeri-batam.jpg)