Jelang Debat Pilpres, PDIP Juga Meminta Kajian dari Daerah-daerah

Tim Joko Widodo dan Maru'f Amin mempersiapkan diri dengan serius untuk debat, mereka membuat kajian dari daerah-daerah

Jelang Debat Pilpres, PDIP Juga Meminta Kajian dari Daerah-daerah
Istimewa
Lucky Senduk 

Jelang Debat Pilpres, PDIP Juga Meminta Kajian dari Daerah-daerah

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Tim Joko Widodo dan Maru'f Amin mempersiapkan diri dengan serius untuk debat, mereka membuat kajian dari daerah-daerah.

"Direktorat hukum sudah bertemu. Itu di awal Desember," kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP Lucky Senduk.

Saat itu kata Lucky, semua bahan dikumpulkan. Kajian-kajian dari daerah juga dimasukkan.

"Itu berlangsung tiga hari. Tempatnya di Jakarta," ujarnya.

Ia mengatakan proses dibuat dua kali. Mereka yang dari daerah diminta kembali ke daerah.

"Dibuat penelitian lagi. Hasilnya sudah dimasukkan," katanya.

Baca: Taufik Tumbelaka: Debat Pilpres Ajang Masyarakat Memilih Secara Objektif

Baca: Liando: Debat Pilpres Harus Mengusung Komitmen Calon Terhadap Wacana yang Masih Pro dan Kontra

Baca: Gerindra Sulut Usulkan Harga Kopra Sebagai Materi Debat Prabowo

Lucky mengatakan semua sudah di Tim Kampanye Nasional. Mereka sudah siap untuk debat.

Lucky Senduk, juga mengatakan PDIP Sulawesi Utara tidak berkeberatan jika tim sukses pasangan Prabowo-Sandi mau memasukkan isu harga kopra dalam debat.

"Silahkan saja. Kan penurunan harga kopra itu karena pasar dunia," katanya.

Menurutnya, pemerintah bukan pengambil kebijakan dalam menurunkan harga kopra. Harga kopra turun karena pengaruh global.

"Bahkan pemerintah berusaha membuat kebijakan menaikkan harga. Kita berhasil menaikkan," ujarnya.

Ia mengatakan pemerintah melalui dinas terkait terus berupaya mencari solusi. Termasuk di dalamnya membuat produk turunan.

"Bisa batok, bisa sabut dan lain-lain. Juga bisa asap cair," katanya.

Penulis: David_Manewus
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved