Korban Keracunan Trauma Makan Mi: ROR Jamin Pelayanan Rumah Sakit

Sebanyak 109 korban keracunan makanan di Langowan, Kabupaten Minahasa sudah pulih.

Korban Keracunan Trauma Makan Mi: ROR Jamin Pelayanan Rumah Sakit
Tribun manado / Andreas Ruaw
Polisi memasang garis polisi di usaha mie 

TRIBUNMANADO.CO.ID, LANGOWAN - Sebanyak 109 korban keracunan makanan di Langowan, Kabupaten Minahasa sudah pulih. Mereka telah kembali ke rumah, sisanya 7 orang masih dirawat.

Tersisa 2 pasien di RSUD Noongan, 2 di RS Budi Mulia dan 1 di Puskesmas Amongena Langowan. Kemudian 2 orang lagi menjalani perawatan di rumah sakit di Kota Manado.

Para korban keracunan makanan mi yang terjadi Minggu 2 Januari mulai membaik. Yane Tiaw (45), satu pasien yang dirawat di Puskesmas Amongena mengaku masih trauma mengonsumsi mi jenis apapun.

"Untuk jangka waktu yang belum ditentukan saya masih belum mau makan semua jenis mi, baik yang kering maupun yang basah," katanya kepada tribunmanado.co.id, Jumat (4/1/2019).

Kondisi Yane juga berangsur pulih. "Mual dan muntah sudah tidak lagi. Makan juga sudah normal, tapi tubuh terasa masih belum fit dan lemas untuk beraktivitas," kata dia.

Peristiwa keracunan 116 orang, berdasarkan catatan Dinas Kesehatan Minahasa ini, masih diselidiki dan menunggu hasil sempel dari Balai Besai Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM).

Bupati Minahasa Royke Oktavianus Roring (ROR) turut angkat bicara soal peristiwa keracunan yang menimpa warga.

Menurut ROR, laporan yang diterima pemerintah, bukan hanya orang di sekitar Langowan saja yang menjadi korban, tapi ada yang dirawat di luar Kabupaten Minahasa. "Dari total jumlah sekarang sudah ada dua pasien yang kini dirawat di Kota Manado," katanya.

Lanjut dia, Pemkab bersama rumah sakit akan terus memberikan pelayanan terbaik kepada para korban keracunan.

"Dengan adanya kejadian ini, menjadi warning untuk membuat pemerintah lebih jeli memeriksa produk jualan yang dapat membahayakan konsumen terutama di pasar tradisional," lanjut Bupati.

Halaman
12
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved