Kisah Ade Jigo Saat Tergulung Tsunami Sampai Akhirnya Selamat dan Posting Video Permintaan Tolong

Komedian Ade Jigo merupakan satu di antara korban selamat tsunami yang melanda Selat Sunda beberapa waktu silam

Kisah Ade Jigo Saat Tergulung Tsunami Sampai Akhirnya Selamat dan Posting Video Permintaan Tolong
Tribunnews.com/Wahyu Firmansyah
Ade Jigo ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (3/1/2019). Ia menceritakan pengalamannya bisa selamat dari bencana tsunami yang melanda Tanjung Lesung beberapa waktu silam. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Komedian Ade Jigo merupakan satu di antara korban selamat tsunami yang melanda Selat Sunda beberapa waktu silam.

Saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (3/1/2019), wajah Ade Jigo masih terlihat memar. Dan ia menceritakan kembali pengalamannya di Tanjung Lesung saat tsunami menerjang.

Berawal pada Sabtu (22/12/2018) malam. Ia bersama Aa Jimmy didaulat sebagai pembawa acara di Tanjung Lesung. Berdasarkan susunan acara, giliran grup band Seventeen tampil.

"Seventeen sudah masuk lagu kedua, kita masih menonton, masih menikmati. Dan saya sempat jalan-jalan kanan-kiri-kanan-kiri sama anak saya yang kecil," ujar Ade.

Aa Jimmy bersama istri dan anak-anaknya sedang berada di belakang panggung. Meyuza Zainal Arifin, istri Ade Jigo juga bersama mereka. Sedangkan anak pertama Ade Jigo dan pengasuhnya berada di depan panggung.

Tak lama, Ade Jigo melihat adanya air laut yang cukup tinggi menuju daratan.

Baca: Baru Terungkap! Armand Maulana Lolos Maut Tsunami Tanjung Lesung di Lokasi Band Seventeen Manggung

Baca: Fenomena Gulungan Awan Tsunami di Kota Makassar juga Pernah Terjadi di Sydney Australia

Baca: BMKG Keluarkan Infografik Tsunami Selat Sunda 2018, dari Peringatan Gelombang Tinggi hingga Getaran

"Saya sudah lihat air datang. Namun posisi air itu ya kurang lebih 2 meter, bukan yang tinggi ya karena saya posisi di samping," lanjutnya.

Ade kontan berlari. Namun, tak sampai lima langkah, ia sudah tergulung ombak hingga masuk dalam sebuah gorong-gorong.

"Saya sama anak saya pelukan, gimana caranya saya selamat sama anak saya dan kegulung tuh kurang lebih lima menit. Mohon maaf ya, saya sudah sentuhan macam-macam, ada besi, tembok, kayu, dan mohon maaf ada manusia juga," kenangnya.

Seutas tali menjadi penyelamat Ade Jigo. Ia terus berpegangan hingga pintu gorong-gorong tempat pembuangan air kolam terbuka.

"Satu antre, bapak yang pertama tuh di depan saya lihat dia keluar, baru saya yang kedua. Saya minta tolang ke bapak yang tadi 'pak tolong pegangin anak saya, saya sudah enggak kuat' saya bilang gitu, bapak itu megangin baru saya keluar," katanya.

Ade Jigo dan anak bungsunya selamat. Ia bergegas menuju hotel untuk mengganti pakaian anaknya. Sesampainya di hotel ia dibawa karyawan ke mes.

"Barulah saya bikin video postingan yang di Instagram itu," katanya.

Sebelumnya, Ade Jigo membawa istri dan anak-anaknya untuk menikmati suasana pantai sembari bekerja. Namun, tak di sangka bencana tsunami melanda.(*)

Artikel di tribunmanado.co.id ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Cerita Ade Jigo Saat Tergulung Tsunami Sampai Akhirnya Selamat dan Posting Video Permintaan Tolong"

Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved