Sulut Incar Rp 17,5 T dari Wisata: Wisata Naik 3 Kali dari Nasional

Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey membeberkan keberhasilan pemerintahan Joko Widodo membangun infratruktur.

Sulut Incar Rp 17,5 T dari Wisata: Wisata Naik 3 Kali dari Nasional
TRIBUNMANADO/ARTHUR ROMPIS
Alat musik yang ditemukan seniman Minut Nelwan Katuuk itu menjadi primadona para turis Tiongkok hingga mereka minta kursus kolintang 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey membeberkan keberhasilan pemerintahan Joko Widodo membangun infrastruktur. Jokowi telah bangun jalan sepanjang 3.432 kilometer, jalan tol sepanjang 947 km, jembatan sepanjang 39,8 km dan jembatan gantung sebanyak 134 unit termasuk tol Manado-Bitung yang telah diuji coba pada 24 Desember 2018.

Demikian pidato politik Olly saat perpisahan tahun 2018 di Kantor Gubernur Sulut pada Senin (31/12/2018). "Dibangun dalam empat tahun pemerintahan Jokowi," katanya. Lanjut Bendahara Umum PDI-Perjuangan ini, ada 10 bandar udara dan 19 pelabuhan baru telah dibangun pemerintah. "Juga ada jaringan irigasi. Termasuk dua bendungan yaitu di Kuwil dan Bolmong (Bolaang Mongondow)," katanya.

Ia mengatakan, ada juga jaringan serat optik nasional bernama "Palapa Ring". Program tersebut menghubungkan seluruh ibu kota kabupaten/kota di Indonesia. Menggunakan jaringan broadband (internet berkecepatan tinggi). "Pariwisata tumbuh, 13 juta pengunjung. Tahun lalu 12,9 juta," ujarnya.

Untuk Sulut, pertumbuhan ekonomi untuk triwulan 3 sebesar 5,66 persen. Lebih tinggi dari rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional. "Angka kemiskinan Sulut menjadi 7,9 persen. Di mana 2016, angka kemiskinan ada di angka 8,89 persen," tuturnya.

Angka kunjungan turis juga meningkat. Dari 27 ribu di tahun 2015, menjadi 46 ribu di tahun 2016 dan 86 ribu di tahun 2017.

Tahun 2019 ditargetkan 200.000 wisatawan mancanegara dan 2,5 juta wisatawan Nusantara. Bila dinominalkan dalam rupiah, jumlah itu bisa mencapai Rp 17,5 triliun. Estimasi seorang wisman habiskan Rp 25 juta dan wisnus Rp 5 juta.

Perkembangan ekonomi Sulut cukup baik. Sejalan dengan perkembangan global dan nasional, pertumbuhan ekonomi Sulut juga meningkat. Tahun 2017 tumbuh 6,32 persen dan merupakan tertinggi dalam empat tahun terakhir. Di tahun 2018 meningkat (lihat grafis).

Pertumbuhan ekonomi tahun 2018 triwulan III menguat dibanding triwulan II sebesar 6,01 persen. Pertumbuhan tersebut terutama didorong oleh sektor konstruksi, perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor, transportasi dan pergudangan serta pertanian, kehutanan, dan perikanan.

Sementara itu dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi didorong oleh konsumsi rumah tangga, investasi, konsumsi pemerintah dan ekspor.

Inflasi pada triwulan II tahun 2018 terkendali. Penyumbang inflasi triwulan II 2018 adalah kelompok bahan makanan, makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar, kelompok sandang, kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga serta kesehatan.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved