Pelaku yang Memutilasi Jenazah Khashoggi Dikabarkan Tak Ditahan, Tinggal di Villa Bersama Keluarga

Salah satu pelaku yang terlibat dalam pembunuhan jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi dikabarkan tidak ditahan.

Kompas.com
Potongan video memperlihatkan seorang anggota tim eksekutor keluar dari mobil dan setelah itu membawa kantong plastik yang diduga berisi jenazah Jamal Khashoggi di kediaman Konsul Jenderal Arab Saudi di Istanbul, Turki.(Screengrab from Yeni Safak) 

TRIBUNMANADO.CO.ID, ANKARA - Salah satu pelaku yang terlibat dalam pembunuhan jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi dikabarkan tidak ditahan.

Kabar itu terungkap melalui buku berjudul Diplomatic Atrocity: The Dark Secrets of the Khashoggi Murder yang ditulis jurnalis media Turki Daily Hurriyet.

Diwartakan Al Jazeera Senin (31/12/2018), Salah al-Tubaigy yang bertugas melakukan mutilasi terhadap jenazah Khashoggi tidak ditahan.

Menurut buku yang ditulis Abdurrahman Simsek, Nazif Karaman, dan Ferhat Unlu, otoritas Saudi meminta Tubaigy untuk bersembunyi.

Simsek berkata, dia memperoleh informasi tersebut dari seorang pejabat Turki yang kemudian mendapat nama samaran Deep Throat.

Jamal Khashoggi, jurnalis Arab Saudi yang dibunuh di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober.
Jamal Khashoggi, jurnalis Arab Saudi yang dibunuh di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober. (kompas.com)

"Kami melakukan penelitian dan mengonfirmasi Tubaigy dan keluarganya saat ini tinggal di villa dengan kolam renang di Jeddah," terang Simsek.

Laporan dalam buku itu bertolak belakang dengan pernyataan Saudi bahwa mereka sudah menangkap seluruh anggota tim pembunuh yang berjumlah 15 orang.

Dalam buku tersebut, Tubaigy menggunakan gergaji listrik untuk memotong jenazah Khashoggi yang disaksikan anggota tim lainnya.

Dijelaskan anggota yang lain merasa terganggu dengan pemandangan mutilasi itu. Sebaliknya Tubaigy berkata dia belum pernah memotong jenazah yang baru saja meninggal.

Namun dia dengan percaya diri mengatakan bisa menangani jenazah Khashoggi, dengan tugas itu dia selesaikan dalam waktu 30 menit.

Baca: Beredar Transkrip Terbaru Pembunuhan Jamal Khashoggi, Algojo Memutilasi Sambil Dengar Musik

"Normalnya, ketika saya mengerjakan kadaver (jenazah untuk penelitian kedokteran), saya bakal mendengarkan musik dan minum kopi," ujar Tubaigy.

Buku itu itu juga mengungkapkan setelah pembunuhan itu, Maher Abdulaziz Mutreb yang merupakan ketua tim menelepon seseorang.

"Beri tahu bos Anda, misi sudah terlaksana," ujar Mutreb dengan kata "bos" itu diyakini merujuk kepada Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman ( MBS)

Artikel di tribunmanado.co.id ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pelaku yang Memutilasi Jenazah Khashoggi Tinggal di Villa dengan Kolam Renang"

Editor: David_Kusuma
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved