Olly Minta Kepala Daerah Siaga Bencana: 5 Jam Hujan Petir Obok-obok Sulut

Selama 5 jam, Sulawesi Utara diterjang angin kencang disertai hujan dan petir, Kamis (27/12/2018).

Olly Minta Kepala Daerah Siaga Bencana: 5 Jam Hujan Petir Obok-obok Sulut
Tribunmanado
Kondisi laut Manado 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Selama 5 jam, Sulawesi Utara diterjang angin kencang disertai hujan dan petir, Kamis (27/12/2018). Sejumlah fasilitas porak-poranda, pohon tumbang. Bahkan, pelayaran dari Pelabuhan Manado ke sejumlah daerah di Nusa Utara terpaksa ditunda.

Gubernur Sulut, Olly Dondokambey mengimbau kepada masyarakat untuk waspada dan peka terhadap cuaca. "Kami mengimbau masyarakat berhati-hati saat melalui ruas jalan yang berbukit dan pepohonan tinggi serta wilayah atau titik rawan longsor," kata Olly melalui Kabag humas Pemprov Sulut Christian Iroth, Kamis malam.

Lanjut Kabag Humas, kepada para warga yang berprofesi sebagai nelayan agar mematuhi imbauan dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai perkiraan cuaca, angin dan gelombang laut.

Gubernur meminta jika cuaca tidak kondusif agar para nelayan mengurungkan niat melaut hingga cuaca sudah kondusif. Pemprov Sulut mengimbau kepada semua stekholder dan kepala daerah (bupati dan wali kota) untuk memperhatikan daerahnya.

"Buat tanda awas atau waspada di tempat-tempat yang sudah terjadi pohon tumbang atau longsor, agar saat akan melintas pengendara bisa menghindar," pesannya.

Adapun wilayah yang berpotensi terjadi tanah longsor dan pohon tumbang seperti ruas Jalan Manado-Tomohon, Tomohon-Tondano, Bitung-Manado hingga di wilayah Minahasa Selatan dari Desa Kapitu menuju Tompaso Baru.

Gubernur Olly dalam apel siaga bencana lalu meminta
sinergi dari semua pihak untuk mengantisipasi bencana di Sulut. "Semua harus bersinergi, baik pemerintah, Basarnas, TNI, Polri, relawan serta masyarakat," kata dia.

Menurut Olly, dengan sinergi, upaya penanganan bencana dapat berlangsung dengan baik.
Wali Kota Manado Vicky Lumentut meminta semua warga untuk waspada dengan bencana alam. "Cuaca terus saja memburuk, saya minta warga bersiaga, utamanya yang berada di wilayah rawan bencana," kata dia.

Vicky mengatakan, aparat kecamatan ada dalam keadaan siaga 1 kali 24 jam. Begitupun aparat BPBD.
"Para kepala lingkungan terus pantau keadaan di masing - masing wilayah, jika ada bencana langsung infokan ke BPBD untuk dilakukan langkah antisipasi, " kata dia.

BMKG telah mengeluarkan peringatan dini cuaca pada pukul 14.25 Wita. Pada laman website BMKG menyebutkan Sulut berpotensi terjadi hujan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang.

Halaman
123
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved