Update Jumlah Korban dan Kerusakan Fisik Pasca Tsunami, Sutopo: 281 Orang Tewas, 1.016 Luka-luka

Dari update data yang disampaikan Sutopo pukul 07:00 WIB, jumlah orang yang tewas tercatat 281 orang.

Screenshot Video
Dari update data yang disampaikan Sutopo pukul 07:00 WIB, jumlah orang yang tewas tercatat 281 orang. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho kembali merilis data terbaru jumlah korban tsunami dan kerusakan fisik yang terjadi di wilayah di Selat Sunda pada Sabtu (22/12/2018).

Dilansir oleh TribunWow.com, Sutopo Purwo Nugrohomenyampaikan jumlah data terkini korban tsunami dan jumlah kerusakan fisik di Selat Sunda melalui akun Twitternya

 @Sutopo_PN pada Senin (24/12/2018).

Sutopo menyatakan jumlah korban tewas terus bertambah.

Dirinya juga menuliskan 1.016 orang luka-luka, 57 orang hilang dan 11.687 orang telah mengungsi.

Baca: Statusnya Kini Waspada Level II, Begini Potret Erupsi Gunung Anak Krakatau dari Udara

Sutopo juga menambahkan untuk kerusakan fisik tercatat 611 rumah rusak, 69 hotel dan vila rusak, 60 warung dan toko rusak.

Tak hanya itu, sebanyak 420 perahu juga mengalami kerusakan.

Dari unggahan video Sutopo terlihat keadaan di Pantai Carita, Anyer, Banten berserakan akibat terjangan tsunami.

Dirinya bersama rekan-rekan dari BNPB terus memantau situasi di Pantai Carita yang sempat membuat panik warga akibat ombak dan permukaan air laut terlihat pasang.

Baca: Isak Tangis Keluarga Aa Jimmy Pecah, Epy Kusnandar Peluk sang Anak di Rumah Duka!

"Reportase langsung pemantauan di Pantai Carita."

"Ombak memang tinggi."

"Ini terjangan air tadi malam di bibir pantai Carita."

"Kami bersama rekan-rekan dari BNPB untuk memantau situasi sore ini untuk pemantauan ombak yang sempat membuat panik warga karena memang muka air naik," ucapnya dari unggahan video.

Editor: Indry Panigoro
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved