Inggris Lacak Kekacauan dengan Andalkan Sistem 'Drone Dome' Canggih Israel

Angkatan Darat Inggris menggunakan sistem anti-drone Israel yang canggih untuk mencari kendaraan udara tak berawak

Inggris Lacak Kekacauan dengan Andalkan Sistem 'Drone Dome' Canggih Israel
Daily Mail
'Drone Dome' (foto) digunakan oleh Angkatan Darat Inggris 

Sistem serupa digunakan oleh pasukan khusus Inggris dan AS untuk berlindung dari drone saat membebaskan Mosul di Irak dan menetralisir drone ISIS.

Rafael, perusahaan teknologi pertahanan Israel, menyebut ini sebagai sistem end-to-end yang dirancang untuk memberikan pertahanan wilayah udara secara efektif terhadap drone musuh.

Ia menggunakan empat radar untuk memberikan cakupan 360 ° penuh guna memindai seluruh cakrawala.

 
Proses deteksi ini bahkan dapat mendeteksi pesawat pengangkut dari jarak sekitar 50km tetapi untuk UAV yang lebih kecil, seperti yang digunakan untuk meneror Gatwick, 'Drone Dome' hanya dapat menawarkan jangkauan deteksi antara 3 dan 9km.

Ini memungkinkan pihak berwenang untuk melakukan 'soft-kill' ketika program pendeteksian terintegrasi dengan pemecah frekuensi radio.

Angkatan Darat <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/inggris' title='Inggris'>Inggris</a> membeli enam dari sistem 'Drone Dome' pada tahun 2018

Antena yang terbuat dari gallium nitrate digunakan dan ini memungkinkan teknologi menjadi portabel serta mudah diatur.

Dengan waktu yang cukup, para spesialis dapat memanfaatkan kapasitas GPS drone untuk mengidentifikasi lokasi pelaku, di mana drone itu berada, jenis dan modelnya, serta jalur terbang yang digunakan alat berat tersebut.

'Dengan mengidentifikasi sinyal dari drone, pihak berwenang akan dapat mengetahui segalanya tentang drone dan operatornya.

AeroScope menggunakan GPS drone (foto) untuk melacak

Halaman
123
Editor: Aldi
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved