(VIDEO) Korban Tsunami Selat Sunda yang Meninggal Capai 222 Jiwa

Korban jiwa akibat tsunami di beberapa wilayah pantai di Selat Sunda pada Sabtu (22/12/2018) terus bertambah.

TRIBUNMANADO.CO.ID - Korban jiwa akibat tsunami di beberapa wilayah pantai di Selat Sunda pada Sabtu (22/12/2018) terus bertambah.

Dikutip dari Kompas, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho memberikan perkembangan data sementara korban tsunami.

Data korban tewas yang dibeberkan berada di Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lampung Selatan, dan Kabupaten Serang.

Dalam kurun waktu 6 jam, korban meninggal dunia yang ditemukan bertambah lebih dari dua kali lipat.

Sutopo mengungkapkan, korban meninggal dunia akibat tsunami yang melanda wilayah pantai sekitar Selat Sunda sebanyak 62 orang pada Minggu (23/12/2018) pukul 10.00 WIB.

Data Terbaru, korban jiwa sudah mencapai angka ratusan.

Jumlah korban meninggal hingga Minggu (23/12/2018) pukul 16.00 WIB menjadi 222 orang.

Selain itu, ada 843 orang mengalami luka dan 28 orang masih belum ditemukan. 

"Korban dan kerusakan akibat terjangan Tsunami terjadi di tiga wilayah, yakni Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lampung Selatan dan Kabupaten Serang," ujar Sutopo, dalam jumpa pers di Kantor BPBD DIY, Minggu.

Selain korban jiwa, tsunami juga menyebabkan kerusakan bangunan. Bangunan yang rusak akibat terjangan tsunami antara lain rumah, hotel, warung, dan perahu. 

Halaman
12
Editor: Aldi Ponge
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved