Pdt Hein: Praktikkan Pengampunan dan Keselamatan

"Ampuni orang meski permusuhan ada. Praktikkan keselamatan dan pengampunan secara nyata, oleh semua ditengah tantangan, cobaan dan masalah," tandasnya

Pdt Hein: Praktikkan Pengampunan dan Keselamatan
TRIBUNMANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
Ketua BPMS GMIM Pdt Dr Hein Arina memimpin ibadah 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Ketua BPMS GMIM, Pdt Dr Hein Arina menjadi pokok pembawa firman Tuhan di ibadah Ibadah menyambut Natal Yesus Kristus PT Minahasa Cahaya Lestari dan Sinohydro Corp Ltd, selaku pengembang proyek PLTU Sulut 3 dan masyarakat Desa Kema 1, Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa Utara.

Mengenai perayaan ibadah-ibadah menyambut Natal Yesus Kristus, sudah merupakan kebiasaan oleh masyarakat di tanah Minahasa mengikuti warisan para misionaris yang datang membawa Injil.

"Kalau di Eropa dan Amerika, ibadanya singkat nanti di malam Natal atau Christmas Eva baru lama durasi ibadahnya," kata Pdt Arina.

Baca: Bupati Minahasa Safari Natal dengan Roda Sapi

Dia pun menyentil sedikit mengenai sejarah pelaksaan Ibadah menyambut Natal Yesus kristus atau pada zaman dulu sering disebut ibadah 'pohon terang' nanti dilakukan pada tanggal 24 Desember malam, berdampak luas semua orang menjadi terang dan memilik hati yang bagus.

Bandingkan dengan perayaan ibadah menyambut Natal sata ini berlangsung setiap hari dan terus menerus mulai awal bulan Desember, namun kelakuan masih gelap.

Baca: OMK Paroki Kokoleh dan Stasi Keroit Adakan Rekoleksi Masa Adven

"Melalui momentum perayaan Natal ini saya berpesan, peran keluarga sangat penting, bukan soal beribadah melainkan menjaga keseimbangan dan kesejahteraan ekonomi," pesannya.

Dalam pembacaan Alkitab Lukas 1:67-80‎, profil dari Zakaria yang hidup dalam kekudusan dan penuh dengan roh kudus.‎

Baca: KBK HKY Karombasan Bakal buat Perayaan Natal bersama KBK

Dalam merayakan minggu-minggu Adven ini‎ tidak cukup hanya mengetahui pengetahuan tentang keselamatan dan pengampunan, melainkan diajak untuk bagaimana bukan hanya mengerti pengampunan tetapi mempraktikan pengampunan.

"Ampuni orang meski permusuhan ada. Praktekan keselamatan dan pengampunan secara nyata, oleh semua ditengah tantangan, cobaan dan masalah," tandasnya. (crz)‎

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved