Breaking News:

Berita di Sulut

Komoditi Perikanan Sulut Sumbang Rp 1,6 Triliun pada 2018, Didominasi Produk Olahan Ikan Kaleng

Komoditi Perikanan Sulut Sumbang Rp 1,6 Triliun pada 2018, Didominasi Produk Olahan Ikan Kaleng

DOK. TRIBUNMANADO
Kepala BKIPM Manado Hatta Arisandi melepas lobster di perairan Bunaken, pada Rabu (5/7/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Manado Nielton Durado 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Produksi komoditi perikanan di Sulawesi Utara (Sulut) hingga November 2018 mencapai US$ 118,1 Juta atau Rp 1,6 triliun.

Dari data yang diperoleh tribunmanado.co.id di Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan ( BKIPM) Manado, Selasa (18/12/2018) jumlah ekspor komoditi perikanan Sulut mencapai 19.668 ton.

"Hingga November 2018, jumlah komoditi perikanan Sulut yang di ekspor mencapai 19.668 ton dan bernilai US$ 118,1 Juta," ujar Hatta Arisandi, Kepala BKIPM Manado.

Tujuan ekspor pun menyasar beberapa negara besar seperti Amerika, Arab Saudi, Uni Eropa, Jepang, Korea, Thailand hingga Vietnam.

Baca: BKIPM Manado Gandeng Pelaku Usaha Salurkan Bantuan ke Palu dan Donggala

"Dari 19.668 ton ekspor komoditi perikanan Sulut, sebanyak 56,6 persen didominasi oleh canned fish atau ikan kaleng, yang bahan bakunya bersumber dari ikan Tuna dan Cakalang," bebernya.

Meningkatnya ekspor perikanan di Sulut tak lepas dari kian bertumbuhnya Unit pengelolahan Ikan (UPI) di Sulawesi Utara.

"Sekarang sudah ada 35 unit UPI yang telah disertifikasi HACCP, UPI tersebit tersebar di Sulut mulai dari Kota Manado, Bitung, hingga Amurang. Mereka sudah diizinkan melakukan ekspor karena sudah memiliki sertifikat HACCP yang diterbitkan oleh BKIPM-KKP," ucapnya.

Baca: BKIPM Manado Hadirkan Aneka Biota Laut di Pameran HUT Provinsi Sulut

Selain melakukan ekspor ke luar negeri, beberapa UPI juga melakukan kegiatan lalu lintas komoditi perikanan antar pulau.

"Tujuannya juga kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bali dan sekitarnya. Selain itu produk olahan yg dihasilkan oleh UPI ada juga yang dipajang di toko aksesoris sebagai ole-ole bagi turis," bebernya.

Hatta menegaskan kebijakan dari Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mempunyai peran penting untuk mendorong peningkatan ekspor komoditas perikanan Sulut yang pada akhirnya diharapkan juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kelautan dan Perikanan. 

TONTON JUGA:

Penulis: Nielton Durado
Editor: Aldi Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved