Bea Cukai Musnakan 3.861 Botol Miras: Rokok hingga Bibit Haritas Impor

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) memusnakan barang ilegal senilai Rp 1,1 miliar di Kantor Bea Cukai Manado

Tribun manado / Christian Wayongkere
Bea Cukai Manado Musnahkan Miras Ilegal 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) memusnakan barang ilegal senilai Rp 1,1 miliar di Kantor Bea Cukai Manado, Jumat (14/12/2018).

Sebanyak enam item seperti minuman keras (miras), rokok, alat peraga pornografi, bibit yang mengandung haritas yang mengganggu tanaman atau tumbuhan lain, macam-macam obat, kosmetik, asesoris kacamata dan sepatu yang tidak punya izin dimusnakan.

Bahan ilegal itu dibakar dan dihancurkan dengan cara digilas oleh alat berat stoom walls di halaman bagian belakang kantor Bea Cukai. Seketika juga kepulan asap hitam membumbung tinggi ke langit dan bau minuman keras menyengat hidung saat alat berat melintas 3.861 botol miras yang mengandung etil alkohol dan tak bercukai.

Kepala Kantor Bea Cukai Manado, Nyoman Adhi Suryadnyana didampingi Kepala Seksi Penindakan Theo Erbinar Sinurat mengesekusi langsung dengan cara menjalankan stoom walls ke arah botol miras. "Pemusnahan yang kami lakukan karena sudah memiliki kekuatan hukum tetap atau inkracht," kata Nyoman.

Dijelaskannya, dari Kementrian Keuangan ada yang namanya barang milik negara (BMN). Mekanismenya untuk BMN, Bea Cukai mengajukan permohonan pemusnahan kepada Direktoral Jenderal Kekayaan Negara. Di Kemenkeu ada unit yang dipimpin esalon 2 Dirjen dan Bea Cukai, Bea Cukai khusus menangani barang milik negara.

"Sudah ada surat keputusan izin pemusnahan, untuk kami melaksanakan penindakan terhadap barang-barang itu," kata dia.

Press conference pemusnahan barang sitaan hasil penindakan Bea Cukai Manado, Jumat (14/12/2018) pagi
Press conference pemusnahan barang sitaan hasil penindakan Bea Cukai Manado, Jumat (14/12/2018) pagi (tribun manado/christian wayongkere)

Soal tersangka atas kepemilikan barang yang melanggar aturan tentang kepabeanan dan cukai, sebagian besar sudah disidangkan. Empat kasus sudah diputus pengadilan dengan pokok perkara pidana. Sedangkan barang yang dimusnakan dari Bea Cukai ada yang tidak memenuhi izin, pelakunya tidak ditemukan seperti kasus pada rokok. Pembeli tidak tahu kalau rokok itu ilegal.

"Nah, karena itu Humas Bea Cukai selalu memanggil stekeholder seluruh pengusaha untuk dijelaskan bahwa cara mengeceknya seperti apa. Apakah barang itu asli atau tidak, ada cukainya, izinnya serta ketentuan lainnya," ujar dia.

Pemusnahan yang dilakukan Bea Cukai Manado disaksikan instansi terkait seperti perwakilan Polda Sulut melalui Direktur Narkoba Kombes Rico Taruna, Danlantaman VIII Manado Laksma Gig Jonias Mozes Sipasulta, perwakilan Kodam XIII/Merdeka Bandagal Lanto N Topareasa, mewakili Kejaksana Negeri Jaksa Raymonda D Palupessy dan Dan Lanud Sri Manado Kolonel Nax Insan Nanjaya.

"Pemusnahan ini merupakan hasil operasi 3-4 tahun hingga 2019. Masih ada beberapa barang yang belum keluar surat pemusnahan. Dengan dimusnakannya barang yang melanggar aturan kepabeanan serta cukai, pihaknya berharap Indonesia melakukan pembangunan ekonomi yang berdaya saing secara sehat,” kata dia.

Halaman
12
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved