Wawali Nayodo Koerniawan Tandatangani Deklarasi Sekolah Ramah Anak di Kotamobagu

Wawali Nayodo Koerniawan Tandatangani Deklarasi Sekolah Ramah Anak di Kotamobagu.

Wawali Nayodo Koerniawan Tandatangani Deklarasi Sekolah Ramah Anak di Kotamobagu
TRIBUNMANADO/HANDHIKA DAWANGI
Lapangan Boki Hontinimbang Kota Kotamobagu ribuan siswa tampak berbaris melihat ke arah papan Deklarasi Sekolah Ramah Anak, Jumat (14/12/2018), pukul 07.30 Wita. 

Laporan Wartawan Tribun Manado, Handhika Dawangi

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Lapangan Boki Hontinimbang Kota Kotamobagu ribuan siswa tampak berbaris melihat ke arah papan Deklarasi Sekolah Ramah Anak, Jumat (14/12/2018), pukul 07.30 Wita.

Wakil Wali Kota Kotamobagu, Nayodo Koerniawan SH memegang spidol kemudian menandatangani papan deklarasi.

Hal itu selanjutnya diikuti Wakapolres Kotamobagu, Kompol Suharman Sanusi, Kasdim 1303/BM Mayor Inf Burhan, Ketua Tim Penggerak (TP) Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Nyonya Anki Taurina Mokoginta ST, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Rafiqa Bora, para assisten, dan kepala OPD terkait lainnya.

Baca: Tahun Depan, Semua SMA/SMK Diasuransikan Sebagai Antisipasi Kebakaran

Baca: Pemkab Minahasa Raih Prestasi Terbaik Ke Tiga Penyaluran DAK Se-Sulut

Sebelumnya kepala sekolah yang hadir maju kedepan tribun lapangan untuk menyampaikan pernyataan komitmen sekolah ramah anak.

"Kami Keluarga besar satuan pendidikan tingkat TK, SD/MI, SMP/MTS dan SMA/SMK/MA se Kota Kotamobagu berkomitmen mengembangkan model sekolah ramah anak melalui sekolah anti kekerasan diskriminasi dan perlakuan salah lainnya bagibseluruh warga sekolah agar tercapai pendidikan yang berkualitas dan bermutu.

Wawali Nayodo dalam sambutannya mengatakan bahwa deklarasi ini sebagai bagian dari upaya kita semua dalam penyelesaian penghapusan kekerasan terhadap anak.

Baca: Fahri Hamzah Minta Pemfitnah Jokowi Dipenjara, Faizal Assegaf Beri Komentar

Baca: 7 Foto Mesra Sophia Latjuba dengan Seorang Pria Bule

"Sekolah ramah anak merupakan model sekolah yang memastikan setiap anak secara inklusif berada dalam lingkungan yang aman, nyaman secara fisik, sosial, psikis, dan dapat hidup tumbuh, berkembang dan berpartisipasi secara wajar sesuai fase perkembangannya serta tentunya mendapatkan perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi," ujar wawali.

Lanjut wawali sekolah ramah anak mengikutsertakan peran dari orangtua untuk bersama-sama dengan pihak sekolah, dalam bertanggung jawab terhadap proses dari pendidikan anak itu sendiri.

"Untuk itu pada kesempatan ini saya mengajak kepada seluruh elemen masyarakat Kota Kotamobagu termasuk orangtua siswa, untuk mari meningkatkan peran dan tanggung jawab kita untuk mewujudkan sekolah ramah anak di daerah yang sama- sama kita cintai ini," ujar dia.

Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved