Kementerian Perdagangan dan TPID Sulut Sidak Pasar Tradisional di Manado, Besok Gelar Rakorda

Kementerian Perdagangan dan TPID Sulut Sidak Pasar Tradisional di Manado, Besok Gelar Rakorda

Kementerian Perdagangan dan TPID Sulut Sidak Pasar Tradisional di Manado, Besok Gelar Rakorda
Tribun manado / Christian Wayongkere
Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Pengamanan Pasar Kementerian Perdagangan RI Sutriono Edi melakukan sidak di pasar tradisional 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Pengamanan Pasar Kementerian Perdagangan RI Sutriono Edi menilai, harga di pasar dan pedagang ada perbedaan.

Hal ini dia katakan saat melakukan pemantauan dan inspeksi mendadak (sidak) komoditi utama seperti beras, minyak goreng, daging ayam, telur ayam, tepung, rica, tomat dan bawang, di pasar Pinasungkulan Karombasan, Bersehati Manado, ritel modern hypermart Lipo Plaza Manado dan Transmart Cerrefour Kawanua Manado.

"Secara umum beras stabil, apalagi dengan masuknya beras Bulog yang mulai disukai konsumen, serta penjualan tinggi empat sampai lima karung dengan harga Rp 9.000 per liter," kata Edi kepada wartawan.

Dengan kondisi ini Edi melihat untuk ketersediaan beras di pasar menjelang perayaan hari raya Natal masih aman, apalagi harganya dibawah harga eceran tertinggi (HET) Rp 9.450, selain itu Bulog juga menjamin ketersediaan 16 ribu ton.

Begitu juga dengan komoditi Gula, per kg Rp rp 12 ribu masih dibawah HET, kemudian minyak goreng juga harganya masih normal.

Baca: TPID Bitung Gelar Pasar Murah di Lembeh Selatan

Baca: Kementerian Perdagangan Cek Gudang Bulog di Bitung, Stok Beras 17 Ton dan Gula 15 Ton

Dalam sidak dan pantauan yang berlangsung bersama tim pengendalian inflasi daerah (TPID) Provinsi Sulut, ditemukan beberapa komoditi yang harganya malah turun seperti bawang putih dan bawang merah serta cabai.

"Yang naik harganya telur ayam, sehingga kami akan melaksanakan rapat koordinasi daerah, untuk menentukan langkah-langkah kedepan mengatasi kenaikan harga telur ayam. Apakah mendatangkan stok dari luar pulau dan lainnya," jelasnya.

Selain telur ayam, ikut mengalami kenaikan adalah daging ayam. Meski ada penyangganya daging ayam beku yang dipasok dari Surabaya dengan harga Rp 33 - 34 ribu per kg, masih lebih tinggi harga daging ayam lokal Rp 38 ribu per kg.

Menambah daftar pilihan masyarakat untuk membeli daging ayam murah yaitu yang beku dan kalau ingin yang segar dengan harga yang naik.

"Untuk pasokan atau stok daging ayam dan telur ayam sendiri meski harganya naik tidak masalah gampang dicari dan masih cukup," tambahnya.

Halaman
12
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved