Fakta-fakta Soal Pemukulan Jurnalis di Polsek Ciracas, Laptop Dibakar hingga Respon AJI

Tribunmanado.co.id mengutip TribunWow.com dari TribunJakarta.com, massa membakar puluhan kendaraan yang terparkir di Polsek Ciracas

Fakta-fakta Soal Pemukulan Jurnalis di Polsek Ciracas, Laptop Dibakar hingga Respon AJI
Kompas.com
Polsek Ciracas Jakarta Timur Dirusak dan Dibakar Sekelompok Massa 

3. Massa bakar laptop ER

Tak cukup sampai disitu, massa yang marah juga mengambil tas ER yang berisi laptop dan membakarnya.

Kemudian, ER berujar setelah mencoba melobi dengan massa, ER dan RF pun diizinkan keluar dari area Mapolsek Ciracas dan berlindung di rumah warga.

4. Kecaman AJI

Ketua AJI Jakarta Asnil Bambani Amri mengecam pelaku yang melukai kedua jurnalis tersebut.

Asnil juga menyarankan agar kedua jurnalis ini melaporkan kasus kekerasan ke kepolisian agar kasus ini diusut hingga tuntas.

Hal ini berkaitan dengan tindakan intimidasi dan kekerasan terhadap jurnalis yang sedang melakukan kegiatan jurnalistik saat peristiwa penyerangan Mapolsek Ciracas itu bertentangan dengan Undang-Undang Pers Nomor 40 tahun 1999.

"Kekerasan terhadap jurnalis adalah perbuatan melawan hukum dan mengancam kebebasan pers," ujar Ketua AJI Jakarta Asnil Bambani Amri dalam keterangannya, Kamis (13/12/2018).

Asnil menambahkan, aksi kekerasan itu sebagai tindakan yang tidak menghargai dan menghormati profesi jurnalis.

Kondisi Polsek Ciracas yang dibakar massa, Rabu (12/12/2018).
Kondisi Polsek Ciracas yang dibakar massa, Rabu (12/12/2018). (WARTA KOTA/JOKO SUPRIYANTO)

Dalam Pasal 8 UU Pers menyatakan, bahwa dalam menjalankan kerja-kerjanya jurnalis mendapat perlindungan hukum.

Halaman
1234
Editor: Indry Panigoro
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved