Fakta-fakta Soal Pemukulan Jurnalis di Polsek Ciracas, Laptop Dibakar hingga Respon AJI

Tribunmanado.co.id mengutip TribunWow.com dari TribunJakarta.com, massa membakar puluhan kendaraan yang terparkir di Polsek Ciracas

Fakta-fakta Soal Pemukulan Jurnalis di Polsek Ciracas, Laptop Dibakar hingga Respon AJI
Kompas.com
Polsek Ciracas Jakarta Timur Dirusak dan Dibakar Sekelompok Massa 

Kedua jurnalis itu pun merekam kejadian tersebut.

Tak lama kemudian, massa bertambah banyak dan mengamuk dengan memecahkan kaca jendela, merusak kendaraan yang terparkir.

Korban bersama beberapa anggota Polsek berlindung di belakang garasi mobil.

Massa pun datang memecahkan kaca ruangan dekat garasi mobil tersebut.

"Kami sempat ditanya, diinterogasi, dari mana? dari mana?" ujar ER kepada tim AJI Jakarta.

ER dan RF tak mengaku sebagai jurnalis lantaran massa yang bertanya sedang mengamuk dan melarang orang merekam kejadian.

"Saya dan RF mengaku sipil, kami enggak mengaku wartawan, karena kalau mengaku sebagai wartawan, kami habis di situ. Soalnya HP, kamera enggak boleh keluar, benda-benda itu nggak boleh keluar dari kantong," kata ER.

 5 Fakta Juru Parkir yang Sebabkan Perusakan Polsek Ciracas, Pedagang Akui Tak Nyaman

Anggota Polisi saat memasang police line didepan Mapolsek Ciracas usai dibakar oleh sejumlah orang pada Rabu (12/12) dini hari di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (12/12/2018). Insiden yang menyebabkan 17 mobil dinas kepolisian rusak ini ditengarai kasus pengeroyokan anggota TNI oleh sejumlah juru parkir di kawasan Cibubur dan ditangani Polsek Ciracas. Tribunnews/Jeprima
Anggota Polisi saat memasang police line didepan Mapolsek Ciracas usai dibakar oleh sejumlah orang pada Rabu (12/12) dini hari di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (12/12/2018). Insiden yang menyebabkan 17 mobil dinas kepolisian rusak ini ditengarai kasus pengeroyokan anggota TNI oleh sejumlah juru parkir di kawasan Cibubur dan ditangani Polsek Ciracas. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/JEPRIMA)

2. Massa pukul RF hingga pelipis mata robek

ER juga menuturkan massa kemudian memukul polisi dan RF hingga pelipis matanya robek.

"Mereka memukul anggota Polisi. RF kena pukul juga di bagian jidat, pelipis matanya robek dan banyak keluar darah. Saya coba rangkul RF supaya pendarahan di kepalanya itu enggak keluar lagi," imbuh ER lagi.

Halaman
1234
Editor: Indry Panigoro
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved