Di Jerman, Anjing Tidak Boleh Lagi Jadi Hadiah Natal

Banyak anjing yang diberikan sebagai hadiah saat natal namun setelahnya tidak ada tanggung jawab lebih dari kepemilikan anjing.

Di Jerman, Anjing Tidak Boleh Lagi Jadi Hadiah Natal
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID  - Hari Natal merupakan hari yang ditunggu-tunggu oleh banyak masyarakat terutama umat Kristiani di seluruh dunia.

Biasanya pada hari Natal, umat Kristiani menyambutnya dengan berbagi macam hadiah atau kado untuk ditukar atau dibagikan.

Selain hadiah berupa barang, ada juga yang memberikan hadiah berupa hewan peliharaan untuk diberikan teman, kerabat, ataupun kekasih.

 

Namun di negara Jerman, memberikan hadiah berupa hewan sudah tidak boleh dilakukan lagi.

Baca: Rumah di Depan SMK N 6 Manado Nyaris Ikut Terbakar, Henny Berserah ke Tuhan

Seperti dilansir TribunWow.com lewat laman resmi youtube Dogs Trust yang dibagikan pada 19 November 2018, membuat sebuah slogan "a dog is for life, not just for christmas" - yang berarti "anjing itu untuk seumur hidup, bukan hanya untuk hadiah natal saja."

Seperti yang dikutip dalam kolom deskripsi pada channel youtube Dogs Trust, komunitas tersebut membagikan slogan tersebut sebagai bentuk keprihatinan karena pada natal tahun 2017, mereka menerima hampir 5.000 panggilan dari orang-orang yang ingin menyerahkan anjing mereka.

Banyak anjing yang diberikan sebagai hadiah saat natal namun setelahnya tidak ada tanggung jawab lebih dari kepemilikan anjing.

"After Christmas last year we received nearly 5,000 calls from people wanting to hand over their dog."

"Many of these were Christmas presents that haven’t lived up to expectations, or were given up once their owners realised the responsibilities of dog ownership."

"So this Christmas we want to remind you that A dog is for life, not just for Christmas," tulis channel youtube Dogs Trust

 

Halaman
123
Editor: Indry Panigoro
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved