Jelang Natal 2018 Satpol PP Bolsel Sosialisasikan Bahaya Miras

Jelang Natal 2018 dan tahun baru, Satpol PP Bolsel gencarkan sosialisasi dan penyuluhan pencegahan peredaran minuman keras (miras) dan narkoba.

Jelang Natal 2018 Satpol PP Bolsel Sosialisasikan Bahaya Miras
TRIBUNMANADO/FELIX TENDEKEN
Kasat Pol PP, Muhammad Moha 

Laporan Wartawan Tribun Manado, Felix Tendeken

TRIBUNMANADO.CO.ID, MOLIBAGU - Jelang Natal 2018 dan Tahun Baru, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) gencarkan sosialisasi dan penyuluhan pencegahan peredaran minuman keras (miras) dan narkoba.

Kasat Pol PP Muhammad Moha, Rabu (12/12) disela-sela aktivitas kerjanya mengatakan, penyuluhan tersebut dilaksanakan di wilayah Kecamatan Tomini dan akan terus berlanjut ke beberapa wilayah lainnya yang dinilai rawan akan peredaran miras.

"Ini kan sudah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 tahun 2016. Kita kembali pertegas," jelasnya.

Kata dia lagi, pihaknya selalu mengingatkan dan mewanti-wanti masyarakat agar jangan ada yang menjual miras yang diharamkan keberadaannya di tanah religius.

"Jadi ini adalah langkah pencegahan dari pemerintah daerah hingga ke tingkat desa untuk menciptakan rasa aman dan nyaman dalam bermasyarakat," jelasnya lagi.

Kata dia, sosialisasi yang diberikan langsung kepada masyarakat bukan hanya persoalan peredaran miras juga gejolak sosial yang menganggu kenyamanan dalam bermasyarakat.

"Kami berharap melalui kegiatan seperti ini nantinya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat," jelasnya.

Sementara itu Camat Tomini Suprin Mohulangio, mengatakan, kegiatan yang sudah dilaksankan sejak Selasa (11/12) sangat positif dan penting untuk diketahui oleh masyarakat.

"Kami kira ini adalah salah satu pendidikan positif yang penting untuk masyarakat. Sehingga mereka tahu dampak hukum apa yang akan diterima jika menjual miras," jelasnya.

Diharapkan kegiatan yang sama dapat dilaksankan di kecamatan lainnya, sehingga program pencegahan miras dapat terlaksana dengan baik karena seiring sejalan.

"Pemerintah kecamatan juga akan membantu menyampaikan hal yang sama kepada masyarakat ketika sedang bersama-sama dengan masyarakat," jelasnya.

Kata Camat, kegiatan yang dilaksankan di Tomini dihadiri oleh 50 orang peserta yang terdiri dari aparat desa, tokoh agama dan tokoh masyarakat Tomini.

Penulis: Felix Tendeken
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved