Berita di Papua

Tumpas KKB Pimpinan Egianus Kogoya, Ini Penjelasan Polri soal Isu Operasi Militer di Papua

Tumpas KKB Pimpinan Egianus Kogoya, Ini Penjelasan Polri soal Isu Operasi Militer di Papua

Tumpas KKB Pimpinan Egianus Kogoya, Ini Penjelasan Polri soal Isu Operasi Militer di Papua
Facebook Lewis Prai
Penampakan Kelompok Egianus Kogoya di Puncak Gunung Papua 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kepolisian Daerah Papua menegaskan, tak ada operasi militer dilakukan aparat TNI dan Polri di Kabupaten Nduga, Papua, pascapenembakan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap puluhan pekerja PT Istaka Karya, Minggu (2/12/2018) lalu.

Sebagaimana diketahui, sejumlah media menyampaikan bahwa aparat keamanan melakukan operasi militer di Kali Kabo, Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, lokasi tewasnya para pekerja PT Istaka Karya.

Baca: Satgultor 81, Pasukan Siluman Kopassus, Diam-diam Diterjunkan untuk Buru KKB di Papua

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, pernyataan Wakil Ketua I DPR Papua Edoardus Kaize tentang pengerahan personil Polri dan TNI ke Nduga untuk menumpas kelompok KKB, seperti yang disampaikan sejumlah media itu sama sekali tidak benar.

 
Kamal menyampaikan, tidak ada penumpasan karena ini bukan operasi militer.

Polri-TNI murni melakukan penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan dan sasarannya jelas para pelaku pembunuhan terhadap para pekerja jalan yakni Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di bawah pimpinan Egianus Kogoya.

“Egianus Kogoya dan kelompoknya telah membunuh puluhan pekerja dan menghambat pembangunan yang sudah dicanangkan oleh pemerintah. Polri-TNI menegaskan, hingga saat ini sasaran aparat Polri dan TNI adalah KKB pimpinan Egianus Kogoya dan tidak ada namanya penumpasan atau siapa yang ditumpas karena ini bukan operasi militer melainkan murni penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan,” ungkap Kamal, Senin (10/12/2018).

Baca: 6 Napi Pembunuh yang Masih Buron Setelah Kabur dari LP Banda Aceh, 2 Divonis Mati

Kamal mengimbau kepada seluruh masyarakat jangan mudah percaya dengan pernyataan-pernyataan yang ditayangkan oleh media, karena pernyataan itu belum tentu benar.

Para elit politik, kata Kamal, diminta jangan asal bicara dan agar mengecek kebenarannya terlebih dahulu baru berbicara, Jangan sampai nanti menjadi tersangka dalam kasus menyebarkan berita-berita hoaks atau bohong.

“Saya tegaskan lagi sampai hari ini tidak ada penumpasan dan siapa yang ditumpas, karena keberadaan Polri dan TNI di Nduga dalam rangka penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan bukan untuk menumpas,” tukasnya.

Polri Tegaskan Tak Ada Operasi Militer di Papua, Hanya Tumpas <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/kkb' title='KKB'>KKB</a> di Bawah Pimpinan <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/egianus-kogoya' title='Egianus Kogoya'>Egianus Kogoya</a>

Halaman
123
Editor: Aldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved