Dianiaya Ayah Tiri, Pipi Bayi 1 Tahun 10 Bengkak, Saat Diwawancarai, Pelaku Tanyakan Ini ke Wartawan

Brilian Latuheru bayi berumur satu tahun 10 bulan yang menjadi korban kekerasan ayah tirinya saat ini dirawat di Rumah Sakit Manembo-Nembo Bitung.

Dianiaya Ayah Tiri, Pipi Bayi 1 Tahun 10 Bengkak, Saat Diwawancarai, Pelaku Tanyakan Ini ke Wartawan
KolaseTribunmanado.co.id
Brilian Latuheru bayi berumur satu tahun 10 bulan saat dirawat di Rumah Sakit Manembo-Nembo Bitung. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Brilian Latuheru bayi berumur satu tahun 10 bulan yang menjadi korban kekerasan ayah tirinya saat ini dirawat di Rumah Sakit Manembo-Nembo Bitung.

Amatan Tribunmanado.co.id, saat di berada di rumah sakit korban menangis kesakitan ditemani ibunya di ruangan Instalasi Ruangan Darurat (IGD) Rumah Sakit Manembo-Nembo.

Saat diberi makanan oleh ibunya, Brill menangis.

Baca: Bertengkar dengan Istri, Ayah Tiri di Bitung Hajar Bayi 1 Tahun 10 Bulan hingga Berdarah

Disamping ranjang, keluarga korban tampak memberikan dukungan moril kepada korban dan ibunya.

Ceny Latuheru kepada Tribunmanado.co.id Sabtu (08/12/2018) menceritakan kenapa anaknya dibawa ke rumah sakit.

"Tujuan ke rumah sakit untuk dilakukan visum. Dan setelah divisum ngusinya robek. Akibatnya anak tidak bisa makan karena pipinya juga bengkak," jelas Ceny.

Baca: 9 Pemabuk Diamankan Tim Paniki, 3 di Antaranya Wanita, Ada Juga Pelajar

Diceritakannya juga, pelaku yang merupakan suami kedua dari Ceny itu selalu melampiaskan amarahnya kepada korban yang tak lain adalah anak tiri dari pelaku.

"Sebelum-sebelumnya juga anak ini selalu menjadi sasaran, karena menurut pelaku, sih pelaku ini benci sama korban karena mirip dengan papa kandungnya," terang Ceny.

Tersangka berinisial ML atau Muhamad, saat diwawancarai Tribunmanado.co.id mengaku jika saat kejadian dirinya emosi.

bayi berumur satu tahun 10 bulan bernama Brilian Latuheru yang menjadi korban penganiayaan ayah tiri.
bayi berumur satu tahun 10 bulan bernama Brilian Latuheru yang menjadi korban penganiayaan ayah tiri. (Ist)

"Saya dan istri tengah berkelahi, beradu mulut, tiba-tiba anak itu menangis. Saya yang saat itu emosi langsung menampar anak itu," katanya.

Tersangka pun ketika diwawancara sempat menanyakan keberadaan kabar anak kepada sejumlah wartawan.

"Bagaimana kabar anak saya, sekarang dia di rumah sakit mana, terus ada bersama dengan ibunya," tanyanya.

Penulis: Chintya Rantung
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved