Puluhan Petani Bawang Putih di Tomohon Ikut Pelatihan Budidaya

Puluhan petani bawang putih mengikuti Pelatihan Budidaya Bawang Putih yang dilaksanakan oleh Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Tomohon

Puluhan Petani Bawang Putih di Tomohon Ikut Pelatihan Budidaya
Tribun manado / ferdinand ranti
Puluhan petani bawang putih mengikuti Pelatihan Budidaya Bawang Putih yang dilaksanakan oleh Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Tomohon, di Puncak Temboan, Selasa (4/12). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Puluhan petani bawang putih mengikuti Pelatihan Budidaya Bawang Putih yang dilaksanakan oleh Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Tomohon, di Puncak Temboan, Selasa (4/12).

Asisten Kesejahtraan Rakyat Kota Tomohon Drs O D S Mandagi menjelaskan, pertemuan ini diselenggarakan dalam rangka meningkatkan efisiensi dan optimalisasi pemanfaatan potensi lahan Kota Tomohon sebagai penghasil produk hortikultura.

"Kota Tomohon dengan luas wilayah 147,21 km2, dimana 2.012 Ha di antaranya merupakan lahan potensi pengembangan hortikultura, beragam produk hortikultura dapat dikembangkan di Kota Tomohon," katanya.

Selain agroklimat yang mendukung, Kota Tomohon juga memiliki Sub Terminal Agribisnis (STA) yang memudahkan petani di Kota Tomohon untuk memasarkan hasil produksinya sampai ke luar Provinsi Sulawesi Utara.

Baca: Ini Pesan Sekkot Harold Lolowang di HUT ke-19 Dharma Wanita Persatuan Tomohon

"Kita ketahui bersama gejolak harga beberapa komoditi hortikultura seperti cabai, tomat, bawang merah dan bawang putih telah memicu terjadinya inflasi baik nasional maupun regional," ujarnya.

Dalam rangka penumbuhan pengembangan agribisnis tersebut, banyak kendala/tantangan yang harus kita hadapi antara lain: masalah kelembagaan petani yang sampai saat ini masih lemah, masalah produksi dan produktivitas yang rendah, belum optimalnya penggunaan teknologi tepat guna, masalah pemasaran dan sebagainya.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut telah banyak upaya yang dilakukan oleh pemerintah di antaranya yaitu kegiatan yang dilaksanakan saat ini.

Salah satu tugas aparat pembina adalah mengawal serta membimbing para pelaku usaha, baik dari segi teknis pengolahan maupun manajemen kelembagaan serta akses pemasarannya keberhasilan kegiatan pelatihan ini tidak hanya ditentukan oleh tingkat kemampuan narasumber yang ada, tetapi juga dipengaruhi oleh tingkat keaktifan saudara-saudara sebagai peserta pelatihan.

"Saya mengharapkan agar saudara sekalian dapat mengikutinya sampai selesai," kata dia.(fer)

Penulis: Ferdinand_Ranti
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved