Dirjen Imigrasi Gandeng Camat Awasi Orang Asing

Direktorat Jenderal Imigrasi secara resmi menggandeng camat di empat kecamatan untuk berkolaborasi mengawasi orang asing di wilayah Kota Kotamobagu

Dirjen Imigrasi Gandeng Camat Awasi Orang Asing
Tribun manado / handhika dawangi
Wali Kota Kotamobagu Ir Hj Tatong Bara usai memakaikan rompi Tim Pora kepada camat, disaksikan Dirjen Imigrasi, di Halaman Kantor Imigrasi Kelas III Kotamobagu 

Dirjen Imigrasi Gandeng Camat Awasi Orang Asing

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Direktorat Jenderal Imigrasi secara resmi menggandeng camat di empat kecamatan untuk berkolaborasi mengawasi orang asing di wilayah Kota Kotamobagu, Selasa (4/12)

Direktur Jenderal Imigrasi Dr Ronny F Sompie SH MH hadir menyaksikan pengukuhan Tim Pengawasan Orang Asing atau Tim Pora tingkat kecamatan se-Kota Kotamobagu di Halaman Kantor Imigrasi Kelas III Kotamobagu, Kelurahan Matali Kecamatan Kotamobagu Timur.

Sompie mengatakan, mengenai Tim Pengawasan Orang Asing atau Tim Pora ini ada amanat dari Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian yang memberikan mandat kepada Menteri Hukum dan HAM untuk membentuk dari pusat, provinsi, kabupaten sampai tingkat kecamatan.

"Harapannya melalui wadah Tim Pora ini, bisa ada kerja sama, kolaborasi, saling tukar menukar informasi untuk melakukan pengawasan orang asing sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing instansi kementerian, lembaga di daerah termasuk pemda," ujar dia.

Baca: Dirjen Imigrasi Respons Tetty Paruntu Yang Ingin Ada Kantor Imigrasi di Minsel

Baca: Sompie Resmikan Kantor Imigrasi Kelas III Kotamobagu

Lanjut Sompie, ada undang-undang yang menjadi dasar hukum dari masing-masing instansi tersebut untuk bisa melakukan penegakan hukum apabila seseorang termasuk orang asing melakukan perbuatan melanggar hukum.

Maka dari beragam undang-undang yang memberikan tugas dari instansi pemerintah termasuk Pemda, maka di sanalah butuh kerja sama dan saling tukar menukar informasi.

Imigrasi memberikan informasi tentang data perlintasan keberadaan orang asing yang datang termasuk yang sudah berangkat ke luar negeri pulang ke negaranya.

Demikian juga kalau ada kemungkinan informasi keberadaan orang asing yang akan melakukan pelanggaran hukum. Ini membutuhkan wadah bersama yaitu Tim Pora.

"Karena kantor imigrasi itu belum sampai di tingkat kecamatan, maka kita bekerja sama dengan Pemda melalui para camat untuk membuka sekretariat Tim Pora di kantor kecamatan. Di sanalah mereka bisa saling bertemu silaturahmi, sambil tukar menukar informasi dan bisa menggunakan informasi yang mereka dapatkan untuk melakukan pengawasan terhadap orang asing. Media pun bisa menjadi unsur pemberi informasi yang bisa ditindaklanjuti oleh setiap instansi pemerintah yang ada," ujar dia.

Empat camat di Kotamobagu yakni Kotamobagu Barat, Kotamobagu Timur, Kotamobagu Utara, dan Kotamobagu Selatan resmi dikukuhkan.

Camat Kotamobagu Utara Ariono Potabuga mengatakan, siap berkolaborasi dengan imigrasi dalam mengawasi orang asing.

"Tentu ini upaya dari imigrasi untuk melakukan se-efektif mungkin pengawasan terhadap orang asing. Tidak hanya di imigrasi tetapi di kecamatan ada juga tim yang mengawasi orang asing. Kita berharap nanti lebih terkontrol," ujar dia. (dik)

Penulis: Handhika Dawangi
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved