Lima Pangkalan Direkomendasikan Tutup, Sudah Ada 73 Pangkalan yang Ditindak Pertamina

Pemerintah Kota (Pemkot) Manado merekomendasikan penutupan lima pangkalan Elpiji ke Pertamina.

Lima Pangkalan Direkomendasikan Tutup, Sudah Ada 73 Pangkalan yang Ditindak Pertamina
Tribunmanado
Pertemuan antara Pemkot Manado dengan Pertamina membahas ketersediaan elpiji di kota Manado, Senin (03/12/2018) di Pemkot Manado. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pemerintah Kota (Pemkot) Manado merekomendasikan penutupan lima pangkalan Elpiji ke Pertamina

Kelima pangkalan itu diduga menjual Elpiji 3 Kg dengan harga di atas harga eceran tertinggi (HET) serta menimbun.

Parrama Ramadhan SE elpiji Pertamina Sulut menyatakan, kelima pangkalan itu kedapatan dalam operasi bersama Pemko Manado bersama Pertamina jelang Desember.

Baca: Asyik Bermain di Pasar Bersehati, Remaja Laki-laki Disuruh Hisap Kemaluan, Ibu Korban Lapor Polisi

"Rekomendasinya ditutup, akan kita tindaklanjuti," kata dia di sela-sela pertemuan antara Pemkot Manado dengan Pertamina membahas ketersediaan elpiji di kota Manado, Senin (03/12/2018) di Pemkot Manado.

Diungkapnya, sejak Januari hingga Oktober 2018, sudah ada 68 pangkalan yang ditindak karena rupa rupa pelanggaran.

Baca: Dapat Banyak Pesan dari Korban Penipuan Suaminya, Angel Lelga Tiba-tiba Sindir Sosok Psikopat

Ditambah 5 pangkalan yang ditutup jelang Desember, berarti sudah ada 73 pangkalan yang ditindak sejauh ini.

Baca: Wanita Asal Medan Ngamuk, Saat Spa Tanpa Busana, Pria Pemilik Spa Nyelonong Masuk Kamar

Sekretaris Kota (Sekkot) Manado Micler Lakat membeber, dalam operasi terakhir, masih ditemui empat rumah makan besar yang masih menggunakan elpiji 3 Kg.

Baca: Kisah Cinta Warga Filipina dan Gadis Bitung Berakhir Manis, Kristina: Cinta Mengalahkan Segalanya

"Mereka disuruh mengganti dengan 5 Kg, " kata dia.

Sebut Micler, sanksi lebih berat bakal dikenakan pada empat rumah makan tersebut jika masih menggunakan elpiji 3 Kg. (art)

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved