Cabuli Bocah 13 Tahun hingga Lima Kali, Mahasiswa Pekalongan Ditangkap Polisi

Mahasiswa di Kota Pekalongan, DP harus berurusan dengan pihak berwajib lantaran mencabuli gadis berusia 13 tahun

Cabuli Bocah 13 Tahun hingga Lima Kali, Mahasiswa Pekalongan Ditangkap Polisi
Tribun-Video.com
´╗┐Cabuli Bocah 13 Tahun hingga Lima Kali, Mahasiswa Pekalongan Ditangkap Polisi 

Cabuli Bocah 13 Tahun hingga Lima Kali, Mahasiswa Pekalongan Ditangkap Polisi

TRIBUNMANADO.CO.ID - Mahasiswa di Kota Pekalongan, DP harus berurusan dengan pihak berwajib lantaran mencabuli gadis berusia 13 tahun.

DP dilaporkan keluarga korban ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Pekalongan kota pada Senin (26/11/2018) lalu.

Menerima laporan itu, jajaran Polres Pekalongan Kota bergerak dan membekuk DP di rumahnya pada Rabu (28/11/2018) lalu.

DP mengaku, ia sudah melakukan perbuatan cabul sebanyak lima kali di dua tempat berbeda, yaitu Pantai Sigandul Kabupaten Batang dan indekosnya.

"Awalnya saya ajak ke Pantai Sigandu, dan saya rayu agar mau melakukan hubungan layaknya suami istri, dan selanjutnya saya melakukannya di kos saya," jelasnya di hadapan petugas, Kamis (29/11/2018).

Baca: Penyebab Munculnya Benjolan di Belakang Telinga

Baca: Sudah 539 Orang Direhabilitasi BNN Manado dalam 4 Tahun

Baca: Makin Panas, Isco Tolak Jabat Tangan Pelatih Real Madrid

Baca: Suvenir Pernikahan Priyanka Chopra dan Nick Jonas Mirip Suvenir Pernikahan Crazy Rich Surabaya

Baca: Audy Wongkar Ungkap Kasus Selundupan Elpiji 3 Kg di Kepulauan, Harga Jual Rp 60 ribu

Saat pertama sang korban menolak melayani ajakan DP namun pemuda 21 tahun tersebut terus merayu dan memaksa korbannya.

Sedangkan Kapolres Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandi Sitepu mengatakan, DP melakukan perbuatannya dalam tiga bulan terakhir.

"Kejadian terakhir pada Kamis (22/11/2018) lalu. Pihak keluarga melaporkan ke kami Senin (26/11/2018)," terang Ferry.

Ditambahkan, DP dijerat Pasal 81 dan Pasal 82 UURI No. 17 tahun 2016 jo. UURI No. 35 tahun 2014 jo. UURI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

"Atas perbuatannya, pelaku yang masih berstatus sebagai mahasiswatersebut diancam hukum minimal lima tahun dan maksimal 15 tahun, kasus ini juga masih akan didalami lagi," tuturnya. 

Simak video berikut ini :

Editor:
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved