Ukraina Diminta oleh Kanselir Jerman untuk Bekerja Lebih Bijaksana

Tidak ada solusi militer untuk mengatasi konflik yang sedang memanas antara Ukraina dengan Rusia, sebut Kanselir Jerman Angela Merkel.

Ukraina Diminta oleh Kanselir Jerman untuk Bekerja Lebih Bijaksana
kompas.com
Ukraina Diminta oleh Kanselir Jerman untuk Bekerja Lebih Bijaksana 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tidak ada solusi militer untuk mengatasi konflik yang sedang memanas antara Ukraina dengan Rusia, sebut Kanselir Jerman Angela Merkel.

Merkel juga mengingatkan kepada Kiev agar dapat bertindak bijaksana demi meredakan ketegangan dengan Moskwa.

"Kami meminta Ukraina untuk dapat berpikir bijaksana karena kita tahu bahwa kita hanya bisa menyelesaikan masalah dengan bertindak masuk akal dan melalui dialog. Tidak ada solusi militer untuk perselisihan ini," kata Merkel, Kamis (29/11/2018).

Baca: Gibran Rakabuming Mengaku Kapok Setelah Main Film Sesuai Aplikasi

Komentar Merkel datang setelah Presiden Ukraina Petro Poroshenko menyampaikan permintaan dukungan kepada NATO agar mau mengirimkan kapal angkatan laut ke Laut Azov untuk melindungi keamanan negaranya.

Ukraina bukan anggota NATO, namun hubungannya dengan aliansi militer itu semakin erat setelah insiden aneksasi Crimea oleh Rusia pada 2014.

Ketegangan antara Kiev dengan Moskwa meningkat pada Minggu (25/11/2018) setelah tentara perbatasan Rusia menembaki dan menyita tiga kapal Ukraina.

Baca: Talitha Roboth Berharap Harga Kopra Naik Kembali

Moskwa menuduh kapal angkatan laut Ukraina telah melanggar perbatasan di Laut Azov. Sementara Kiev menuduh Rusia telah memulai fase baru agresi.

Jerman sendiri lebih memihak kepada Ukraina dan menyebut krisis kali ini merupakan kesalahan Rusia.

Berbicara dalam forum bisnis Jerman-Ukraina, Merkel mengatakan, dirinya akan bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada KTT G20 di Argentina dan membahas konflik yang terjadi di Selat Kerch akhir pekan lalu.

Merkel mengatakan, jembatan yang menghubungkan Rusia dengan daratan Crimea yang baru dibuka Mei lalu telah membatasi akses pengiriman ke Laut Azov dan menuju pelabuhan Ukraina di Mariupol.

Baca: Pasca-operasi Caesar, Ini 5 Pantangan yang Perlu Anda Perhatikan

"Kesalahan atas hal ini sepenuhnya tertuju pada Presiden Rusia," kata Merkel, dilansir AFP.

"Sekarang saya mengharapkan fakta-fakta dari apa yang terjadi, semua awak kapal dibebaskan, dan tidak ada pengakuan yang dipaksakan seperti yang kita lihat di televisi."

"Saya juga mendukung agar semua tetap tenang, tetapi kita harus memastikan bahwa kota seperti Mariupol, yang bergantung pada akses ke laut, tidak terputus begitu saja dan menyebabkan sebagian besar Ukraina tidak lagi bisa dijangkau dengan mudah," tambah Merkel.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kanselir Jerman Ingatkan Ukraina agar Bertindak Bijaksana"

Editor: Hans Koswara Widjaya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved