Masyarakat Peduli Bunaken Sebut Turis Sering Injak Karang

Frangki dari Masyarakat Peduli Bunaken menengarai banyak turis Tiongkok yang yang menginjak terumbu karang.

Masyarakat Peduli Bunaken Sebut Turis Sering Injak Karang
TRIBUN MANADO/NIELTON DURADO
Pantai Pulau Bunaken. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Masuknya ribuan turis Tiongkok ke Sulawesi Utara (Sulut) membawa berkah bagi Sulut.

Ekonomi makro tumbuh.

UMKM pun bergeliat.

Meski demikian, turis Tiongkok juga perlu pengawasan.

Belajar dari Bali, turis Tiongkok menyebabkan sejumlah objek wisata kotor bahkan rusak.

Frangki dari Masyarakat Peduli Bunaken menengarai banyak turis Tiongkok yang yang menginjak terumbu karang.

"Padahal itu dilarang, karena bisa menyebabkan kerusakan terumbu karang, " ujar dia.

Ia mengaku sudah berupaya mengawasi.

Namun mereka mengalami keterbatasan tenaga.

"Kan mereka banyak sekali, " kata dia.

Ia meminta pemerintah memperketat pengawasan serta melakukan sosialisasi pada turis asing mengenai pentingnya menjaga terumbu karang, " kata dia.

Kasat Polair Manado AKP Kretsman Mulalinda menyatakan pihaknya sudah menerima laporan tersebut.

Ia meminta adanya perhatian pihak terkait.

"Pada prinsipnya kita mengelola pariwisata dengan menjaga keberlangsungan alam, " kata dia.

Mulalinda juga membeber banyak kapal yang membuang jangkar di sembarang tempat dan itu berpotensi merusak karang.

Menurut dia, hal tersebut buntut dari kurangnya tempat tambatan perahu di Bunaken.

"Saya usul agar ditambah tempat tambatan perahunya," kata dia.

(Tribunmanado.co.id/Arthur Rompis)

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved