Breaking News:

Mahasiswa Bawa Tabung Elpiji, Ban Bekas dan Bensin, Humas Gerakan Kopra Bantah Mau Anarkis

Aksi demonstrasi mahasiswa diwarnai penyitaan tabung gas elpiji, ban bekas dan bensin .

Tribun Manado/Ryo Noor
Mahasiswa demo di Pemprov tuntut kenaikan harga kopra 

Mahasiswa Bawa Tabung Elpiji, Ban Bekas dan Bensin, Humas Gerakan Kopra Bantah Mau Anarkis

Laporan Wartawan Tribun Manado Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Aksi demonstrasi mahasiswa diwarnai penyitaan tabung gas elpiji, ban bekas dan bensin .

Eko Yahya, Humas Gerakan Kopra Sulut membantah, jika membawa benda-benda dimaksud sudah ada niat untuk bertindak anarkis.

"Mesti klarifikasi dulu, tabung gas elpiji itu punya pemilik mobil digunakan untuk rumah tangga, ngapain kita bawa tabung elpiji," ujar dia di sela demo di Kantor Gubernur, Kamis (29/11/2018).

Baca: Mahasiswa Demo Tuntut Pemprov Sulut Naikan Harga Kopra 10 Desember , Asisten II: Tidak Masuk Akal

Baca: Mahasiswa Demo di Kantor Gubernur, Aparat Sita Tabung Gas Elpiji, Ban Bekas dan Bensin

Ia membenarkan, ban bekas dan bensin disiapkan mahasiswa untuk keperluan demonstrasi, tapi itu bukan bentuk anarkis

"Bakar ban itu skenario kita, itu simbol menggambarkan asap tak lagi mengepul di tempat fufu petani kopra," kata dia.

Jangan diidentikan aksi bakar ban itu bentuk anarkis, tapi bentuk simbolis perjuangan.

Sebelumnya, aksi demonstrasi mahasiswa di Kantor Gubernur Sulut diwarnai tindak penyitaan benda-benda dinilai berbahaya, Kamis (29/11/2018).

Polisi dan Pol PP Sulut yang berjaga menyita tabung gas elpiji, ban bekas dan bensin

Mahasiswa Demo di Kantor DPRD Sorot Anjloknya Harga Kopra, Polisi Siagakan Water Canon
Mahasiswa Demo di Kantor DPRD Sorot Anjloknya Harga Kopra, Polisi Siagakan Water Canon (TRIBUN MANADO/RYO NOOR)
Halaman
12
Penulis: Ryo_Noor
Editor: Fernando_Lumowa
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved