Inilah Resep Tertua di Dunia, Berusia Lebih dari 1.800 Tahun

Guinness World Records belum lama ini telah menganugerahi sebuah cara penyulingan minuman alkohol di China

Inilah Resep Tertua di Dunia, Berusia Lebih dari 1.800 Tahun
GBTIMES / ANHUI GUJING DISTILLERY
Susunan guci penyimpanan alkohol di Anhui Gujing Distillery di Bozhou, Provinsi Anhui. Metode penyulingan alkohol itu telah dianugerahi sebagai resep tertua di dunia oleh Guinness World Record. 

TRIBUNMANADO.CO.ID -- Apakah resep paling tua yang pernah dicatat dalam peradaban manusia? 

Guinness World Records belum lama ini telah menganugerahi sebuah cara penyulingan minuman alkohol di China sebagai resep alkohol tertua yang terdokumentasi.

Melansir dari situs resmi Guinness World Records, hasil penelusuran terhadap resep penyulingan alkohol itu, diketahui jika metode yang digunakan telah ada sejak 1.822 tahun lalu.

Metode yang disebut dengan penyulingan alkohol China Jiuyun atau Jiu Yun Chun Fa tersebut pertama tercatat dalam sebuah buku kuno, Qi Min Yao Shu atau Arts of the People, yang diterbitkan pada tahun 196 Masehi.

Buku yang ditulis oleh Jia Sixie selama era Dinasti Han Timur itu terdiri dari 10 jilid dan dikenal sebagai ensiklopedia terknologi pertanian China kuno.

Baca: Gugatan ke Boeing Sidang pada Januari, Keluarga Korban JT-610 Disarankan Tunda Terima Santunan

Dalam buku itu tertulis dan dijelaskan secara lengkap teknik dan produksi paling awal yang digunakan oleh para petani pada masa itu.

Metode penyulingan yang digunakan, seperti dimuat dalam buku tersebut, memanfaatkan iklim musim panas yang digabungkan dengan teknik unik untuk memeram yang dapat memperpanjang periode fermentasi.

Hasilnya adalah alkohol dengan aroma yang kuat dan khas.

Metode penyulingan itu menggunakan sumber mata air setempat yang memiliki rasa manis.

Alkohol yang dihasilkan melalui metode penyulingan ini terkenal karena jernih seperti kristal, harum, dan murni. Selain itu rasanya lembut, menyegarkan, dan rasanya bertahan lama.

Halaman
12
Editor: Aldi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved