Baru 6 persen UKM Manfaatkan e-Commerce Untuk Tunjang Usaha

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah manfaatkan e-Commerce untuk menunjang usaha dan peningkatan daya saing menghadapi tantangan masyarakat

Baru 6 persen UKM Manfaatkan e-Commerce Untuk Tunjang Usaha
TRIBUNMANADO/RYO NOOR
Baru 6 persen UKM Manfaatkan e-Commerce Untuk Tunjang Usaha 

Baru 6 persen UKM Manfaatkan e-Commerce Untuk Tunjang Usaha

Laporan Wartawan Tribun Manado Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah menyebutkan tahun 2017 dari 59,2 juta pelaku UKM hanya 3,79 juta pelaku atau 6 persen yang memanfaatkan e-commerce dalam menunjang usahanya.

Demikian disampaikan Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM, Victoria Simanaungkalit ketika hadir pada acara Optimalisasi Pemanfaatan e-Commerce untuk Peningkatan Daya Saing menghadapi Tantangan Masyarakat Ekonomi ASEAN 2025 di Kantor Gubernur Sulut, Kamis (29/11/2018).

Acara Optimalisasi Pemanfaatan e-Commerce untuk Peningkatan Daya Saing menghadapi Tantangan Masyarakat Ekonomi ASEAN 2025
Acara Optimalisasi Pemanfaatan e-Commerce untuk Peningkatan Daya Saing menghadapi Tantangan Masyarakat Ekonomi ASEAN 2025 (TRIBUNMANADO/RYO NOOR)

"Diharapkan melalui kegiatan seperti ini dapat mendorong perkembangan UMKM yang ada di Indonesia  untuk dapat mengoptimalkan e-commerce untuk bersaing dan mengambil manfaat di tengah tantangan Masyarakat Ekonomi ASEAN 2025," kata dia.

Victoria mengatakan, forum ini merupakan kerja sama  antara Direktorat Kerja Sama Ekonomi ASEAN bersama Dinas Koperasi dan UKM Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dengan menghadirkan pembicara Duta Besar Foster Gultom dari Direktorat Jenderal Kerja Sama ASEAN, Deputi bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Pemprov Sulawesi Utara, dan CEO Galago, UKM Sulawesi Utara yang telah memanfaatkan e-commerce dalam usahanya.

Baca: Adriana Dondokambey Upayakan Warga Miskin Sulut Dapat Bantuan Langsung Tunai  

Baca: WhatsApp Sedang Godok Fitur Baru, Fitur Group Call Langsung dari Grup?

Baca: Bandara Samrat Siap Menerima Penerbangan Kinabalu-Manado

Baca: Kenapa Sih Makan yang Dingin-dingin Bikin Sakit Kepala?

Baca: Nanda Wenas: Tambah Kunci Ganda di Motor

Baca: Facebook Messenger Bakal Ada Fitur yang Bisa Hapus Pesan yang Salah Kirim

Acara ini juga menghadirkan fasilitator dari Google Indonesia untuk memberikan bimbingan teknis mengenai Google Bisnis bagi peserta UMKM yang hadir.

Franky Manumpil, Kepala Biro Ekonomi dan SDA Provinsi Sulut mengungkapkan, Sulut ditetapkan oleh Presiden RI sebagai hub konektivitas untuk Indonesia Timur.

Itu diterpakan karena inisasi  Pemprov Sulut membuka hubungan penerbangan langsung dengan Cina, Malaysia, dan Korea.

"Hal ini berpotensi meningkatkan perekonomian Provinsi Sulawesi Utara melalui kunjungan wisatawan mancanegara," kata dia.

Kebijakan ini berdampak positif pada UMKM di bidang penjualan souvenir, produk dan oleh-oleh khas Provinsi Sulut.

Tema e-commerce diangkat di tengah digitalisasi ekonomi yang telah berkembang pesat menjadi bisnis yang menjanjikan seiring dengan perkembangan internet dan  perangkat mobile.

Banyak pemain retail offline kecil dan menengah, sampai yang mempunyai jaringan global pun mulai menjadikan e-commerce sebagai platform utama perdagangan barang dan jasa.

"Tapi UMKM Indonesia dinilai belum mengoptimalkan e-commerce," ungkap dia. (ryo)

Penulis: Ryo_Noor
Editor: Ferra Faradila Rizki
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved