Puluhan Ayam dan Itik di Motongkad Selatan Mati Mendadak

Menurut pemilik ayam, Ztevi Kaemong, yang ditemui Rabu (28/11/2018), memang ada puluhan ayam mati mendadak di dalam kandang.

Puluhan Ayam dan Itik di Motongkad Selatan Mati Mendadak
TRIBUN MANADO/VENDI LERA
Puluhan Ayam dan Itik di Motongkad Selatan Mati Mendadak 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Puluhan ayam dan itik di dusun Diskam, Motongkad Selatan, Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara, mati mendadak.

Menurut pemilik ayam, Ztevi Kaemong, yang ditemui Rabu (28/11/2018), memang ada puluhan ayam mati mendadak di dalam kandang.

"Saya kaget waktu memberi makam, ada ayam mati di dalam kandang. Melihat kejadian tersebut saya langsung cepat keluarkan lalu menguburkannya,"ujar Ztevi Kaemong.

Kasus ayam dan itik ini sudah terlebih dulu terjadi di rumah warga lain sekitar seminggu lalu.

Awalnya mereka mengira penyakit ayam biasa, namun sudah ada itik yang mati.

Kata dia, kasus ini perlu diselidiki Pemerintah Boltim, apakah flu burung atau penyakit lain pada hewan unggas.

Kepala Bidang Peternakan, DRH Moch Insani mengatakan, biasanya tanda awal flu burung terjadi, jika ada itik mati mendadak.

"Kami akan turun sosialisasi dan memberikan vaksin, agar flu ini tidak menyebar ke hewan lain," ujar Moch Insani.

Sosialisasi penanganan flu burung ini perlu dilakukan, karena kasus tersebut sudah lama terjadi, sehingga masyarakat lupa menagani masalah tersebut.

Kasus flu burung di Boltim, awalnya 2014, ada ribuan ayam dan itik mati akibat virus ini. Kemudian pada 2016 hingga 2018 terjadi lagi berjumlah 4.300 di tujuh kecamatan Bolaang Mongondow Timur.

Ia menambahkan, vaksin ND-AI untuk flu burung di dinas Pertanian kurang lima botol.

(Tribunmanado.co.id/Vendi Lera)

Penulis: Vendi Lera
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved