Kenapa Kita Gemas Memencet Jerawat

Kebiasaan menyentuh jerawat lalu tidak tahan untuk segera memencetnya memang sulit dihilangkan.

Kenapa Kita Gemas Memencet Jerawat
healthxchange.com.sg
Ilustrasi Jerawat 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kebiasaan menyentuh jerawat lalu tidak tahan untuk segera memencetnya memang sulit dihilangkan.

Peringatkan dari dokter kulit bahwa kebiasaan ini bisa menyebabkan jerawat makin meradang dan akhirnya menimbulkan bekas di wajah, tampaknya tidak mempan.

Bahkan di YouTube ada channel tentang tindakan mengekstraksi jerawat dan komedo, yang banyak ditonton orang. Video-video tersebut sudah ditonton 10 juta kali.

Baca: 10 Misteri Penerbangan yang Tak Terpecahkan, dari MH370 sampai Pesawat Hantu Helios Airways 522

Para pakar menyebut, kebiasaan buruk memencet jerawat itu sangat terkait dengan refleks jijik manusia.

"Ada sebagian orang, saya juga termasuk, yang senang memetik dan menggores," kata profesor Val Curtis dari London School of Hygiene and Tropical Medicine.

Mereka adalah orang yang sensitif dan jijik terhadap parasit luar sehingga sulit menahan diri untuk tidak memencet, menggaruk atau merobek keropeng, atau pun permukaan yang kotor.

"Bahkan kami sering tidak tahan melihat komedo di kulit orang lain," katanya seperti dikutip dari Time.com.

Menurut Curtis, refleks tersebut merupakan mekanisme pertahanan diri yang diturunkan sejak zaman nenek moyang.

"Kebiasaan itu adalah adaptasi dari proses evolusi yang bisa menghindarkan kita dari makan atau menyentuh sesuatu yang bisa memicu penyakit," katanya.

Baca: Mengapa Seks Bikin Suami-Istri Bahagia? Ini Alasannya

Manusia memang tertarik pada banyak pengalaman yang menyebabkan reaksi fisik atau emosi yang tidak nyaman.

Halaman
12
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved