Basmi Calo di Dermaga Kalimas, Dinas Pariwisata Manado Siapkan Grab Perahu

Transportasi wisata di Dermaga Kalimas Manado perlu penataan. Kadis Pariwisata Manado Lenda Pelealu mengakui perlunya pembenahan tersebut

Basmi Calo di Dermaga Kalimas, Dinas Pariwisata Manado Siapkan Grab Perahu
Tribun manado/Arthur Rompis
Rakor Pembangunan, Kemitraan Dinas Pariwisata dan Instansi Teknis Terkait Bersama Pelaku Industri Pariwisata Jasa Penyelenggara Program Wisata Tirta Perjalanan Wisata Akomodasi dan MICE, Selasa (28/11) di Pemkot Manado. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Transportasi wisata di Dermaga Kalimas Manado perlu penataan.

Kadis Pariwisata Manado Lenda Pelealu mengakui Dermaga Kalimas perlu pembenahan, hal ini diungkap dalam Rakor Pembangunan, Kemitraan Dinas Pariwisata dan Instansi Teknis Terkait Bersama Pelaku Industri Pariwisata Jasa Penyelenggara Program Wisata Tirta Perjalanan Wisata Akomodasi dan MICE, Selasa (28/11) di Pemkot Manado.

"Memang informasi yang saya dapat seperti itu, maka akan kita benahi," katanya.

Lenda menyatakan, pihaknya merancang sistem pemesanan perahu secara online. Sebuah aplikasi akan dibuat bekerja sama dengan Grab.

"Kita buat Grab perahu, sistem ini akan diintegrasikan dengan cerdas command centre," kata dia.

Dikatakan Lenda, ratusan perahu sudah didata untuk masuk program tersebut.

Baca: Banyaknya Kecelakaan Kapal, Sofyan Pantau Kapal Wisata di Dermaga Kalimas

Baca: Pastikan Kapal Aman Bagi Penumpang, Dishub Manado Periksa Rutin Kapal di Dermaga Kalimas

Lewat sistem itu, kata dia, pelayaran turis ke objek wisata akan lebih mudah dan bebas calo. "Pemilik perahu juga diuntungkan dengan sistem ini," kata dia.

Ungkap Lenda, untuk menata kalimas, pihaknya juga akan
bekerjasama dengan dinas perhubungan dan pihak keamanan. Kasat Polair Manado AKP Kretsman Mulalinda mengusulkan diadakan pos bersama di Kalimas untuk menjamin kawasan tersebut.

"Dengan pos bersama itu keamanan akan lebih terjamin, " kata dia.

Frangki dari masyarakat peduli Bunaken mendukung upaya pemerintah tersebut. "Kami mau supaya pintu masuk ini bersih, " katanya.

Command Centre

Kadis Kominfo Manado Erwin Kontu melalui Kabid Hentje Lombone membeberkan kota Manado punya sejumlah aplikasi unik dalam Cerdas Command Centre.

Salah satunya adalah Span. "Dengan aplikasi ini, nelayan atau warga bisa mengetahui posisi ikan," kata dia saat memberi penyampaian Rakor Pembangunan Kemitraan Dinas Pariwisata dan Instansi Teknis Terkait Bersama Pelaku Industri Pariwisata Jasa Penyelenggara Program Wisata Tirta Perjalanan Wisata Akomodasi dan MICE.

Baca: Canggihnya Command Centre Manado, Bisa Ketahui Posisi Ikan Melalui Aplikasi Span

Baca: Command Centre Manado Ditinjau Duta Besar RI untuk Rusia

Aplikasi unik lainnya adalah Manado 360. Lewat aplikasi itu, semua objek wisata di Manado dapat terpantau secara 360 derajat.
"Contoh Bunaken bisa dilihat dari bawah laut, darat dan udara," katanya.

Ia mengatakan, masyarakat yang hendak memantau harga bapok
bisa melihatnya lewat sebuah aplikasi.

"Semuanya bertujuan memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat, " kata dia. (art)

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved