(VIDEO) Pria Tewas Ditembak di Bagian Dada, Polda Jatim Sebut Tidak Berkaitan dengan Politik

Polda Jatim menegaskan kasus penembakan hingga merenggut nyawa Subaidi, bukanlah soal politik, baik Pilpres maupun Pileg.

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pria Tewas Ditembak di Bagian Dada, Polda Jatim Sebut Tidak Berkaitan dengan Politik

Polda Jatim menegaskan kasus penembakan hingga merenggut nyawa Subaidi (30), anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Sampang, Madura, bukanlah soal politik, baik Pilpres maupun Pileg.

Hal ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, ketika menanggapi beredarnya informasi yang memuat tentang motif penembakan itu berkaitan pemilihan presiden (Pilpres).

Barung menjelaskan, terlalu dini Polda Jatim menyimpulkan kalau motif penembakan terhadap anggota PPS di Sampang terkait politik.

Karena itulah, pihaknya mengklarifikasi beberapa media yang tidak melakukan konfirmasi kepadanya yang menyatakan permasalah ini disangkutpautkan dengan persoalan politik.

"Saya ingin menggarisbawahi bahwa polisi masih melakukan penyelidikan. Polisi menyimpulkan masalah ini tidak ada tentang perpolitikan," ungkapnya di Mapolda Jatim, Senin (26/11/2018).

Barung mengatakan, memang ada postingan status di Facebook mengenai hal itu (politik) yang kini masih diselidiki.

Selain itu, pihaknya juga mencari apakah ada motif lain dari kasus penembakan ini.

"Saya katakan bahwa polisi masih melakukan pendalaman motif-nya (penembakan)," jelas Barung.

Sebelumnya, Subaidi (30), anggota PPS warga Dusun Pandian, Desa Tamberu Timur Sokobanah Sampang Madura itu menjalani perawatan karena luka tembak di bagian dada.

Halaman
12
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved