Breaking News:

Pemuda Muhammadiyah Kembalikan Dana Rp 2 Miliar, Menpora Terkejut: Cari Pelapornya Dulu

Imam Nahrawi mengaku terkejut terkait keputusan Pemuda Muhammadiyah mengembalikan uang Rp 2 miliar ke Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Editor: Aldi Ponge
TRIBUNJAKARTA.COM/SUCI FEBRIASTUTI
Pemuda Muhammadiyah Kembalikan Dana Rp 2 Miliar, Menpora Terkejut: Cari Pelapornya Dulu? 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengaku terkejut terkait keputusan Pemuda Muhammadiyah mengembalikan uang Rp 2 miliar ke Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Pengembalian dilakukan setelah ada penyelidikan terhadap penggunaan dana acara Kemah Pemuda Islam Indonesia 2017.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menyebut penyelidikan dugaan mark up dalam penggunaan uang Rp 2 miliar bisa menimbulkan anggapan dirinya sebagai pihak yang melakukan jebakan.

 
"Terkejut sekali. Mengapa muncul itu hari ini? Seolah‑olah semuanya didorong oleh saya," ujar Imam Nahrawi ketika ditemui seusai wisuda Universitas Sunan Giri, Sidoarjo, di Gramedia Expo, Surabaya, Minggu (25/11/2018) kemarin.

Baca: Kasus Dana Rp 2 M Jerat Nama Dahnil Anzar, Sang Istri Beri Klarifikasi

Imam Nahrawi menyebut Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan kepada dirinya isu terkait penggunaan dana Rp 2 miliar itu kemungkinan terkait Muktamar Pemuda Muhammadiyah yang digelar di Yogyakarta, 25-28 November 2018.

Menpora menegaskan semua proses pemberian dana bantuan itu sudah sesuai.

Begitu pula laporan pertanggungjawabannya.

"Saya belum tahu (soal pengembalian uang). Pelaksanaan acara (Kemah dan Apel Pemuda Islam Indonesdia) sudah berlangsung dan fasilitas yang diberikan oleh pemerintah sudah diberikan pada 2017. Itu urusannya biro keuangan. Kalau dikembalikan itu butuh kajian dan telaah lebih dalam," tegas Imam Nahrawi.

Baca: Pemuda Muhammadiyah Bolsel Ambil Bagian Dalam Muktamar ke-XVII

Imam Nahrawi meminta agar tidak ada yang mencederai niat baik Kementerian Pemuda dan Olahrga (Kemenpora) dalam mempertemukan organisasi terbesar umat Islam (Pemuda Muhammadiyah dan GP Ansor) dalam kegiatan Kemah Pemuda Islam Indonesia 2017.

Pihaknya ingin mencari siapa pelapor kasus itu ke Polda Metro Jaya dan  apa motifnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved