Ketemu Vicky, LGBT Curhat Dapat Diskriminasi di Gereja, LGBT Manado Berjumlah 2000

Kaum LGBT Manado terus memperjuangkan eksistensinya. Kepada Vicky, Coco membeber, kaum LGBT di Manado mengalami diskriminasi luar biasa.

Ketemu Vicky, LGBT Curhat Dapat Diskriminasi di Gereja, LGBT Manado Berjumlah 2000
Thinkstock
Ilustrasi LGBT. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kaum LGBT Manado terus memperjuangkan eksistensinya. 

Rajawali Coco salah satu aktivis menyatakan, pihaknya sudah pernah menghadap Wali Kota Manado Vicky Lumentut beberapa waktu lalu.

Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini Senin 26 November 2018: Mood Aries Sangat Baik, Hari Melelahkan untuk Cancer

"Kami mengeluh pada pak Vicky mengenai kesulitan yang kami alami," kata dia kepada Tribunmanado.co.id, via ponsel Senin (26/11/2018).

Kepada Vicky, Coco membeber, kaum LGBT di Manado mengalami diskriminasi luar biasa.
Tak hanya di area publik, kaum LGBT juga didiskriminasi di gereja.

Baca: Tes Kepribadian dari 6 Posisi Tidurmu, Suka Tengkurap Menandakan Hal Ini

"Ada yang sempat jadi Pelsus, tapi tidak terpilih lantaran dapat kampanye buruk, ada yang terang terangan dikeluarkan, " kata dia.

Sebut Coco, kaum LGBT juga mendapat diskriminasi di dalam pekerjaan.

Mereka tak bisa kerja bukan karena tak mampu, tapi pemberi kerja menilai dari orientasi seksual.

Baca: Purwono Tunggu Penyerahan Bangunan Pengering Cengkih Secara Resmi

Ungkap Coco, perjuangan kaum LGBT telah menampakkan kemajuan meski secara umum kondisi mereka masih buruk.
"Kalau ke capil dulunya kami diusir, tapi sekarang tidak lagi, " kata dia.

Ilsutrasi
Ilsutrasi (Kompas)

Vicky Lumentut dalam penyampaiannya pada Konven Pelayan Khusus Laki-laki se Sinode GMIM 2018 di Gereja GMIM Yerusalem Manembo Nembo Atas Bitung Sabtu (24/11/2018), Vicky sebagai Ketua PKB GMIM membahas pertemuannya dengan perwakilan kaum LGBT di Manado.

"Miris sekali, mereka katakan apakah ini keinginan kami dilahirkan seperti ini, mereka mengeluh sulit dapat pekerjaan serta didiskriminasi dari gereja," kata dia.

Menurut Lumentut, LGBT di Manado cukup banyak, hampir 2000-an.

Baca: Mahasiswa dan Warga Kurang Mampu Juga Bisa Gadai Barang

Ungkap dia, pihaknya berupaya memberikan pelayanan kepada masyarakat termasuk kaum LGBT.

"Namun memang dalam UU tidak ada status di tengah-tengah, tapi prinsip kami memberikan pelayanan terbaik kepada semua masyarakat, " kata dia.

Vicky menyatakan, peran orang tua sangat penting untuk mengawasi perkembangan anak anaknya. (art)

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved