Transaksi Go-Pay 50 Persen Masih di Ekosistem Go-Jek
Winny Triswandhani menyebut bahwa transaksi Go-Pay yang digunakan dalam ekosistem Go-Jek masih 50 persen dari keseluruhan total transaksi
TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Head of Corporate Affairs Go-Pay Winny Triswandhani menyebut bahwa transaksi Go-Pay yang digunakan dalam ekosistem Go-Jek masih 50 persen dari keseluruhan total transaksi yang ada.
“ Transaksi Go-Pay di Go-Jek itu 50 persen dari seluruh transaksi yang ada di Go-Jek,” ujar Winny di Jakarta, Senin (26/11/2018).
Dia menjelaskan, penetrasi yang masih 50 persen ini karena ekspansi yang dilakukan Go-Jek ke berbagai daerah sehingga perlu terus beradaptasi.
“Go-Jek terus ekspansi, jadi butuh beradaptasi lagi,” tutur Winny.
Baca: Regulasi QR Code, Go-Pay Jalani Terus Komunikasi dengan Bank Indonesia
Sementara itu, jika dibandingkan dengan pembayaran selain ekosistem Go-Jek, Winny menyebut masih lebih besar didalam ekosistem Go-Jek.
“Untuk saat ini masih lebih besar sistem yg di Go-Jek karena memang yang aplikasi untuk diluar (ekosistem Go-Jek) baru launching di bulan April 2018. Sedangkan kalau yang di Go-Jek kan udah lama. Jadi pastinya lebih besar di ekosistem Go-Jek,” jelas dia.
Hingga kini, Winny mengungkapkan bahwa aplikasi Go-Jek sudah diunduh lebih dari 108 juta. Sedangkan untuk Go-Pay sendiri sudah menjalin kerja sama dengan lebih dari 200.000 merchant dimana 20.000 diantaranya adalah pedagang kecil dan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Artikel di tribunmanado.co.id ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "50 Persen Transaksi Go-Pay Masih di Ekosistem Go-Jek"