Umat Katolik Rayakan Hari Kristus Raja Semesta Alam, Paroki Modoinding Adakan Lomba Senam Tobelo

Umat Katolik merayakan Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam, penutupan tahun liturgi.

Umat Katolik Rayakan Hari Kristus Raja Semesta Alam, Paroki Modoinding Adakan Lomba Senam Tobelo
TRIBUN MANADO/DAVID MANEWUS
Perarakan Umat Katolik Rayakan Hari Kristus Raja Semesta Alam di Paroki Modoinding, Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, Minggu (25/11/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Umat Katolik merayakan Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam, penutupan tahun liturgi.

Paroki Santa Perawan Maria Ratu Rosari Modoinding, Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, mengisinya dengan banyak kegiatan.

Awalnya dimulai dengan perarakan dari Stasi Liningaan ke Stasi Tambelang.

Misa dan acara puncak dibuat di Stasi Tambelang.

Pastor Paroki Modoinding Pastor Feighty Boseke mengatakan Yesus mengatakan Dia-lah Raja.

Orang yang menganggap Yesus sebagai raja dunia saat Yesus menderita melarikan diri.

"Seperti orang yang tidak ikut misa dan hanya tidur padahal Yesus sudah berkata tidak sanggupkah engkau berjaga dengan aku satu jam saja," katanya.

Ia mengatakan Yesus Raja semesta alam. Raja mengumpulkan para murid-Nya dengan semangat cinta kasih.

Ia tidak orang menjadi Rajud (Raja Judi), Rama (Raja Mabo), Rahul (Raja Hugel) Rapa (Raja Papancuri) dan Radus (Raja Dusta).

"Kalau Natal masih membenci sesama tidak usah cipika-cipiki. Sama dengan Yudas itu," katanya.

Kegiatan dilanjutkan dengan lomba Senam Tobelo Wanita Katolik Republik Indonesia.

Juga lomba paduan suara Kaum Bapak Katolik.

Paroki Ursula Watutumou membuat puncak kegiatannya di Stasi Kuwil.

Sejumlah kegiatan juga digelar.

(Tribun Manado/David Manewus)

Penulis: David_Manewus
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved