Terbongkar Skandal Doping Sergio Ramos, Bocoran Der Spiegel Bikin Heboh, UEFA Kecolongan

Kapten Real Madrid Sergio Ramos diduga menggunakan doping zat dexamethasone.

Terbongkar Skandal Doping Sergio Ramos, Bocoran Der Spiegel Bikin Heboh, UEFA Kecolongan
GENYA SAVILOV / AFP
Mohamed Salah (kanan), dijaga ketat oleh Sergio Ramos. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Skandal sepak bola terkuak.

Kapten Real Madrid Sergio Ramos diduga menggunakan doping zat dexamethasone, sebuah zat dalam daftar zat terlarang World Anti-Doping Agency.

Pertandingan brutal di final Liga Champions Eropa atau UCL masih berbuntut dengan bocornya hasil tes doping terhadap Sergio Ramos, yang tertangkap kamera melakukan aksi pelanggaran brutal, tapi lolos dari hukuman kartu merah.

Pertandingan final Liga Champions itu melibatkan Liverpool melawan Real Madrid yang menjadikan Real Madrid sebagai klub yang berhasil mendapatkan piala UCL terbanyak.

Masalahnya, sejumlah media menguak, bocoran yang disampaikan Football Leaks dan Der Spiegel bahwa kapten Real Madrid itu pecandu doping.

Hasil tes doping yang dilakukan menunjukkan, dia merupakan pemakai doping bernama dexamethasone, zat khusus yang dipakai Sergio Ramos

Skandal Sergio Ramos postif doping diungkap media terkenal, Der Spiegel.
Skandal Sergio Ramos positif doping diungkap media terkenal, Der Spiegel. (The Independent)

Sejumlah pemain lainnya di dunia olah raga akan terkena larangan tampil selama semusim bahkan bisa seumur hidup.

Kasus serupa pernah dialami Mamadou Sakho yang diketahui hanya menggunakan doping untuk mencegah kegemukan, dia kemudian dilarang tampil hampir semusim.

Sementara itu, The Independent menguak, Kapten Real Madrid menggunakan dexamethasone, sebuah zat dalam daftar zat terlarang World Anti-Doping Agency, yang terungkap dipakai selama kompetisi UCL.

Dexamethasone, obat yang diketahui oleh kapten Real Madrid Sergio Ramos telah digunakan sebelum melakoni final Liga Champions 2018 adalah obat yang digunakan untuk mengobati banyak kondisi, termasuk masalah rematik, sejumlah penyakit kulit, dan alergi parah.

Halaman
1234
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved