Alangkah Sulitnya Mengakui Kesalahan

Chief lembaga Happiness Officer Dr. Tim Sharp mencoba menjelaskan mengapa kesalahan yang kita buat sendiri tak mau kita akui.

Alangkah Sulitnya Mengakui Kesalahan
BOLDKSY
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kita semua paham bahwa tak ada manusia yang sempurna dan luput dari kesalahan. Meski begitu, mengakui kesalahan merupakan hal yang sulit dilakukan.

Hal ini membuat orang yang mau mengaku dianggap berjiwa besar.

Chief lembaga Happiness Officer di The Happiness Institute Dr. Tim Sharp mencoba menjelaskan mengapa kesalahan yang kita buat sendiri tak mau kita akui.

1. Salah sama dengan tak berharga

Bagi beberapa orang, mengakui kekeliruan bisa membangkitkan kecemasan secara psikologis karena dianggap sebagai kegagalan atau kekalahan.

"Alasan banyak orang sulit meminta maaf bukan karena mereka tidak suka salah. Namun, karena memandang sebuah pengakuan kekeliruan sebagai sebuah kegagalan," kata Sharp.

Keinginan menjadi sempurna memengaruhi ego mereka dan mereka merasa sebuah kekeliruan adalah hal yang tak termaafkan.

"Kesulitan mengakui kegagalan datang dari ekspektasi berlebihan pada diri mereka bahwa mereka harus selalu benar," katanya.

2. Tak mengaku salah membuat mereka tampak kuat

Bagi beberapa orang, mengaku salah akan membuat mereka tampak lemah. Sharp menilai anggapan itu salah, karena seorang pemimpin yang baik justru mengakui kesalahan-kesalahan mereka.

Halaman
12
Editor: Rine Araro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved