Partai Berkarya: Tommy Soeharto Tidak Ada Sangkut Paut dengan Yayasan Supersemar

Anggota Majelis Tinggi Partai Berkarya Badarudin Andi Picunang mengatakan, penyitaan Gedung Granadi tidak ada kaitannya

Partai Berkarya: Tommy Soeharto Tidak Ada Sangkut Paut dengan Yayasan Supersemar
afp
Tommy Soeharto 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Anggota Majelis Tinggi Partai Berkarya Badarudin Andi Picunang mengatakan, penyitaan Gedung Granadi tidak ada kaitannya sama sekali dengan Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra.

"Ketua Umum Partai Berkarya Bapak Hutomo Mandala Putra SH (Tommy Soeharto) tidak ada sangkut paut dengan sengketa Yayasan Supersemar," ujar Andi melalui pesan singkat, Rabu (21/11/2018).

Posisi Tommy Soeharto, lanjut Andi, adalah sebagai Presiden Komisaris Humpuss Group yang berkantor di Granadi.

Baca: Oknum Guru SD di Sukabumi Diancam Minimal 5 Tahun Penjara karena Cabuli Sejumlah Muridnya

Humpuss Group berstatus penyewa di Gedung Granadi, sama seperti penyewa lainnya.

Andi menjelaskan bahwa Yayasan Supersemar berstatus penyewa dan pemilik saham minoritas di pengelolaan Gedung Granadi.

Gedung itu dimiliki dan dikelola oleh badan hukum PT (Perseroan Terbatas), bukan yayasan.

Andi juga membantah Gedung Granadi adalah kantor resmi partainya.

"Gedung Granadi Kuningan juga bukanlah kantor DPP Partai Berkarya. Kantor kami itu adanya di Jalan Antasari, Nomor 20, Cilandak, Jakarta Selatan," ujar Andi.

Baca: Amitabh Bachchan Lunasi Utang Ribuan Petani di India

Terakhir, Andi juga menegaskan bahwa Partai Berkarya tidak mempunyai sangkut paut dengan Yayasan Supersemar.

Partai Berkarya memang didirikan oleh sejumlah tokoh, salah satunya putra almarhum Soeharto, yakni Tommy Soeharto sebagai Ketua Umum. Namun, Partai Berkarya bukanlah milik keluarga Pak Harto.

Halaman
12
Editor: Aldi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved