Menperin Dorong IKM untuk 'Naik Kelas' dengan Jejaring Online

Pelaku industri kecil dan menengah (IKM) diundang untuk bergabung dalam Program e-SMART untuk memudahkan produknya mengudara di internet

Menperin Dorong IKM untuk 'Naik Kelas' dengan Jejaring Online
Istimewa
belanja online (ilustrasi) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pelaku industri kecil dan menengah (IKM) diundang untuk bergabung dalam Program e-SMART untuk memudahkan produknya mengudara di internet. Hal ini dimaksudkan agar IKM bisa ‘naik kelas’ ke depan. 

"Di era ekonomi digital, salah satu langkah strategis yang perlu didorong untuk IKM adalah kemudahan access to market, termasuk salah satunya melalui upaya tersebut," ujar Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto dalam keterangan pers, Rabu (21/11/2018).

Dia menjelaskan, di era revolusi industri 4.0, IKM tidak harus punya toko atau berjualan di mal. Saat ini, IKM bisa masuk ke e-commerce platform dan produknya dijual lewat distribusi network.

Baca: Masih Ada 20 Ribu Warga Bitung yang Belum Perekaman KTP-el, Batas Waktu 31 Desember 2018

“Ini untuk empowerment IKM ke depannya, karena kunci industri 4.0 adalah peningkatan produktivitas,” tutur Airlangga.

Sementara itu, Direktur Jenderal IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih mengatakan hingga Oktober 2018, Program e-SMART sudah diikuti oleh 4.000 pelaku IKM dengan total omzet mencapai Rp 1,3 miliar.

"Kemenperin menggagas platform e-commerce bertajuk e-Smart IKM ini sebagai upaya pemerintah membangun sistem database IKM yang diintegrasikan melalui beberapa marketplace yang sudah ada di Indonesia," paparnya.

Baca: Resistusi Menjadi Jaminan Bagi Korban Kekerasan Seksual Anak

Program yang meluncur sejak tahun 2017 lalu ini sudah dilaksanakan di 22 provinsi di seluruh Indonesia. Program e-SMART ini pun diakui oleh Gati sudah bekerja sama dengan beberapa market place dan e-commerce di Indonesia.

“Program e-Smart IKM juga telah bekerja sama dengan marketplace seperti Bukalapak, Tokopedia, Shopee, BliBli, Blanja.com, Ralali, dan Gojek Indonesia,” sebut Gati.

Adapun sembilan komoditas yang tengah difokuskan pengembangannya di dalam skema program e-Smart IKM yakni makanan dan minuman, logam, perhiasan, herbal, kosmetik, fashion, kerajinan, furnitur, dan industri kreatif lainnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menperin Dorong IKM Banyak Jualan Lewat Jejaring Online"

Editor: Hans Koswara Widjaya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved