50 Orang Tewas Kena Bom Bunuh Diri saat Peringatan Maulid Nabi Muhammad di Kabul 

Aksi bom bunuh diri terjadi dalam perayaan Maulid Nabi Muhammad di Kabul, Afghanistan, Selasa (20/11/2018)

SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

Presiden Ghani kemudian menetapkan Rabu (21/11/2018) sebagai hari berkabung nasional dan memerintahkan pengibaran bendera setengah tiang.

Sejauh ini belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas aksi bom bunuh diri tersebut.

Namun, kecurigaan langsung mengarah kepada ISIS, yang dianggap jauh lebih brutal dibanding Taliban dalam memerangi pemerintah Afghanistan.

Baca: Mantan Striker Persibom, Fernando Soler Bicara soal Isu Suap dan Pengaturan Skor di Persib Bandung

"Taliban mengecam keras serangan yang sengaja diarahkan kepada warga sipil atau ulama," kata juru bicara Taliban, Zabiullah Mujahid.

Meski tak menyebut nama, Mujahid secara implisit menuding ISIS sebagai dalang tragedi tersebut.

"Serangan ini dilakukan kelompok jahat yang membunuh umat Muslim hanya karena perbedaan kecil. Ini harus dicegah," tambah Mujahid.

TONTON JUGA:

 TAUTAN AWAL:https://internasional.kompas.com/read/2018/11/21/11325831/peringatan-maulid-nabi-muhammad-di-kabul-dibom-50-tewas

Editor: Aldi Ponge
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved