50 Orang Tewas Kena Bom Bunuh Diri saat Peringatan Maulid Nabi Muhammad di Kabul 

Aksi bom bunuh diri terjadi dalam perayaan Maulid Nabi Muhammad di Kabul, Afghanistan, Selasa (20/11/2018)

SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Aksi bom bunuh diri terjadi dalam perayaan Maulid Nabi Muhammad di Kabul, Afghanistan, Selasa (20/11/2018) mengakibatkan 50 orang tewas.

Salah satu aksi bom bunuh diri terburuk di Afghanistan sejak jatuhnya Talibanpada 2001 itu juga mengakibatkan tak kurang dari 70 orang terluka.

" Bom bunuh diri meledak di dalam sebuah gedung serbaguna di saat para ulama berkumpul untuk merayakan Maulid Nabi Muhammad," kata juru bicara pemerintah Afghanistan, Najib Danesh.

Danesh menjelaskan, pelaku bom bunuh diri memasuki ruangan perjamuan di gedung pernikahan Uranus, yang berada tak jauh dari bandara Kabul.

Baca: Inilah Postingan Roy Marten Setelah Beredar Kabar Gisella Anastasia Gugat Cerai Gading Marten

Sejumlah media lokal mengabarkan, tragedi tersebut terjadi pada pukul 18.15 waktu setempat.

Harian The Washington Post mengutip juru bicara pemerintah mengatakan acara tersebut dihadiri anggota Majelis Ulama Afghanistan dan ratusan umat Muslim.

Seorang perwira polisi Afghanistan mengatakan, pelaku menggunakan bahan peledak berkekuatan tinggi.

Pelaku meledakkan diri di saat para ulama baru saja mulai membacakan ayat-ayat suci Al Quran.

"Acara baru dimulai saat bom meledak. Potongan tubuh manusia berserakan di mana-mana," kata Shah Mohammad, seorang saksi yang ikut membawa korban ke rumah sakit.

Baca: Jejak Fernando Soler di Liga Indonesia, Mantan Striker Persibom yang Terseret Isu Suap di Persib

Sementara itu, Presiden Afghanistan Ashraf Ghani menggambarkan, serangan itu sebagai sebuah aksi biadab dan mencemari ajaran Islam.

Halaman
12
Editor: Aldi Ponge
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved