Sangkoy Sambut Positif Rencana Pemkab Minsel Dirikan Pabrik Vodka di Kapitu

Anggota DPRD Minsel Robby Sangkoy menyambut baik rencana Bupati Doktor Christiany Eugenia Paruntu mendirikan pabrik vodka di Desa Kapitu.

ISTIMEWA
Robby Sangkoy. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG - Anggota DPRD Minahasa Selatan (Minsel) Robby Sangkoy menyambut baik rencana Bupati Doktor Christiany Eugenia Paruntu mendirikan pabrik vodka di Desa Kapitu, Kecamatan Amurang, Minsel, Sulawesi Utara.

Menurut anggota dewan yang vokal ini, rencana tersebut akan menjamin kesejahteraan petani cap tikus.

Hal itu juga akan menjadikan pengolahan cap tikus di kalangan petani akan terus berkelanjutan.

Seharusnya ia mengatakan, pabrik itu harus dibangun di provinsi. Mengingat petani cap tikus tidak hanya di Kabupaten Minsel saja.

"Kebijakan ibu bupati ini sangat baik dan idenya brilian. Dengan begitu petani akan makin terangkat ekonominya," sambung Sangkoy, Selasa (20/11/2018).

Sebelumnya Pemkab Minahasa Selatan saat ini sedang berupaya untuk membangun pabrik vodka di daerah tersebut.

Sudah hampir setahun lebih ini Bupati Minsel Doktor Christiany Eugenia Paruntu bolak-balik ke Jakarta untuk mengurus perizinan pabrik vodka yang berbahan dasar dari cap tikus (pohon aren).

Rencananya Desa Kapitu, Kecamatan Amurang Barat akan menjadi lokasi pabrik vodka dan dibangun di atas lahan seluas 5 hektare.

Pemerintah sedang berusaha bernegosiasi dengan masyarakat di Desa Kapitu agar menjual lahannya supaya segera dibangun pabrik tersebut.

"Kalau soal perizinannya sudah hampir selesai dan diurus di Jakarta. Kami berharap tahun 2019 pembangunannya sudah mulai jalan," kata Bupati Minsel, Senin (19/11/2018).

Pemkab Minsel menggandeng pelaku pengusaha di Apindo.

Pemerintah juga bekerja sama dengan PT Cawan Emas untuk memproduksi vodka khas Minsel.

Ini menjadi harapan baru bagi petani cap tikus.

"Untuk itu saya ajak kerjasama para pengusaha ini karena mereka mau dan memiliki izin mengangkat cap tikus menjadi minuman khas yang legal. Akan menjadi sutu kebanggan jika jika captikus ini menjadi legal dan dapat dipasarkan sampai ke luar negeri,” kata Bupati Minsel.

Menurutnya, kesejahteraan para petani cap tikus yang sudah turun temurun bertani minuman khas ini perlu juga diperhatikan. Meski saat ini produk cap tikus masih bermasalah dengan hukum karena belum memiliki izin, tapi dirinya optimis bisa mencarikan jalan keluar untuk melegalkan minuman khas tersebut.

“Dalam kesempatan ini saya sangat senang akhirnya selangkah lagi kita untuk melegalkan cap tikus," katanya.

(Tribun Manado/Andrew Alexander Pattymahu)

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved