Pdt Evert Urai Tiga Gaya Kepemimpinan

Menurut Pdt Evert Tamgel MPdK sekretaris Badan pekerja majelis Sinode (BPMS) GMIM ada tiga gaya kepemimpinan, sebagai bentuk penyegaran bagi pelsus

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor:
TRIBUNMANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
Pelaksanaan Katekisasi Pelayan Khusus (Pelsus) Syamas dan Penatua GMIM se Wilayah Kema di jemaat GMIM Eirene Kema 1 (kolase) foto bersama BPMW Kema. 

Pdt Evert Urai Tiga Gaya Kepemimpinan

Laporan Wartawan Tribun Manado Christian Wayongkere

Manado, Tribunmanadoco.id - Dua ratusan pelayan khusus (pelsus) syamas dan syamas di delapan jemaat Gereja masehi injili di Minahasa (GMIM) wilayah Kema, tumpah ruah di gedung gereja GMIM Eirene Kema 1, Selasa (20/11/2018).

Menggenakan pakaian putih dan celana hitam para pelsus mengikut katekisasi pelsus tahap III, sambil duduk dikursi yang disiapkan pelaksana.

Delapan jemaat wilayah Kema meliputi GMIM Eirene Kema 1, Syaloom Tontalete, Betlehem Pimpin, Baitel Kema II, Imanuel Lansot, Debora Lilang, Kapoloan Paemanan Waleo dan Glorya Makalisung.

Pelaksanaan katekisasi tahap III juga dihadiri oleh seluruh guru agama dan pendeta di jemaat. Diawali dengan ibadah yang di pimpin oleh Pdt Rosmary Kabuhung MTh ketua jemaat GMIM Betlehem Pimpin sekaligus wakil ketua BPMW Kema.

Dalam khotbanya Pdt Ros sapaannya mengambil bagian pembacaan Alkitab Kitab 10:43-45.

Selama satu hari full para pelsus akan dibekali dengan sejumlah materi-materi dari narasumber.

Baca: BPBD Bolmong Terima Bantuan 1 Unit Mobil Pick Up dari BNPB

Baca: Kabupaten Gorontalo Studi Banding Inovasi Desa di Boltim

Baca: (VIDEO) Penahanan Baiq Nuril Ditunda oleh Kejaksaan Agung

Baca: Babinsa Bantu Petani Otam Barat Tanam Jagung

Mulai dari materi manajemen kepemimpinan Gereja oleh Pdt Evert Tamgel MPdK sekretaris Badan pekerja majelis Sinode (BPMS) GMIM, materi
Penatalayanan I (Gereja dan Ekonomi Kewirausahan) oleh Pnt Netty A Pantow SE.

Materi penatalayanan II (Gereja dan politik, lingkungan hidup) Pnt Ir Steva BAN Liow, materi tentang Berkhotbah Pdt Ventje Talumepa wakil ketua BPMS bidang hubungan kerjasama.

Materi pengembalian oleh Pdt Franky P Kalalo MTh sekretaris departemen bidang pembinaan dan reat-reat oleh Pdt Meidy Rembet.

Menurut Pdt Evert Tamgel MPdK sekretaris Badan pekerja majelis Sinode (BPMS) GMIM ada tiga gaya kepemimpinan, sebagai bentuk penyegaran bagi pelsus untuk melihat gaya kepemimpinan di kolom, kategorial Bipra jemaat (bapak, ibu, pemuda, remaja dan anak) dan wilayah seperti apak.

"Pertama gaya otoriter atau otokrasi apa yang dia mau, itu yang dibuat. Orang yang dia pimpin tidak boleh kasi pendapat. Gaya Demokratis pola pelayanan saat ini dilakukan, seperti di sidang majelis jemaat tidak hanya pemikiran dari ketua BPMW melainkan dari semua pelsus di kolom sampai kepada keputusan. Kemudian gaya bebas kendali, kepemimpinan yang terserah dan mana-mana apa yang mau dikerjakan buat apa yang diinginkan, ada kepemimpinan seperti itu," terang sekum BPMS GMIM dalam memberikan materi katekisasi Pelsus wilayah Kema.

Penyampaian materi yang disampaikan sekum Sinode GMIM dipandu moderator Pdt Jouke Bambulu STh MPdK.

Dalam tata gereja sudah diatur dalam mengambil keputusan mufakat dan musyawarah, yang diamanatkan dalam Tata Gereja mengambil satu keputusan harus seperti itu. Karena menggunakan sistem kepemimpinan yang demokratis.

Menurutnya management dan kepemimpinan dalam kehidupan kepelayanan untuk mengelola kepelayanan yang ditugaskan kepada pelsus oleh gereja untuk mencari tujuan.

Konteks pelayanan supaya memuridkan banyak orang supaya banyak orang mengenal tentang perbuatan besar melakukan dengan kerendahan hati dengan penuh hati-hati, jangan setengah-setengah. "Tentunya hati yang dituntun oleh roh," tandasnya.(crz)

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved