Breaking News:

Mahfud MD Kritik MA soal Vonis Terhadap Kasus Pelecehan Seksual Baiq Nuril Maknun

Menurut Mohammad Mahfud MD, vonis terhadap korban pelecehan seksual Baiq Nuril Maqnun hanya mengedepankan sisi formal semata.

Wartakota Live
Guru besar Mohammad Mahfud MD akhir bicara kasus pelecehan seksual Baiq Nuril. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Mahfud MD Kritik MA soal Vonis Terhadap Kasus Pelecehan Seksual Baiq Nuril Maknun

Guru besar Mohammad Mahfud MD akhir bicara kasus pelecehan seksual Baiq Nuril.

Menurut Mohammad Mahfud MD, vonis terhadap korban pelecehan seksual Baiq Nuril Maqnun hanya mengedepankan sisi formal semata, yakni penegakan hukum.

Vonis hukum yang dijatuhkan hakim Mahkamah Agung (MA), kata Mahfud MD, tidak mempertimbangkan hal-hal yang subtansial yakni menegakkan keadilan.

Seperti diketahui, majelis hakim Mahkamah Agung menjatuhkan vonis terhadap korban pelecehan seksual Baiq Nuril Hakim 6 bulan dan denda Rp 500 juta.

Baiq Nuril Maknun dianggap melawan hukum menyebarkan informasi terkait pelecehan seksual yang disampaikan Kepala Sekolah SMA tempat ia mengajar.

Hakim MA menjatuhkan vonis setelah menerima permohonan kasasi yang diajukan sang kepala sekolah setelah pada sidang tingkat pertama di Pengadilan Negeri Mataram Nuril divonis bebas.

Vonis terhadap Baiq Nuril Maknun ini mengundang protes dan komentar sejumlah pihak, seperit Hotman Paris Hutapea, Mahfud MD, dan sejumlah politisi.

Mahfud mengomentari kasus ini setelah ditanya oleh netizen (warganet) pemilik akun @BUDIYANTO250764: Prof. Gimana tentang Bu Nuril, yang divonis bersalah. Karena merekam pembicaraan yang melecehkan dengan tujuan sebagai bukti. Terimakasih atas kesediaan untuk menanggapi.

Mahfud pun menganggap vonis majelis hakim hanya mengedepankan faktor formalitas bukan subtansial.

Argumentasi para pemprotes itu sederhana, bagaimana mungkin Baiq Nuril yang dilecehkan melalui pesan singkat kemudian justru divonis bersalah karena dituduh menyebarkan informasi pelecehan tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved