Trump Tak Ada Niat Ekstradisi Ulama yang Dituduh Dalangi Kudeta Turki

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan, tidak berencana untuk mengekstradisi ulama asal Turki, Fethullah Gulen.

Trump Tak Ada Niat Ekstradisi Ulama yang Dituduh Dalangi Kudeta Turki
Associated Press

TRIBUNMANADO.CO.ID - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan, tidak berencana untuk mengekstradisi ulama asal Turki, Fethullah Gulen.

Gulen dituding oleh pemerintah Turki sebagai penggerak upaya kudeta pada 2016, yang berakhir dengan kegagalan.

Diwartakan AFP, Sabtu (17/11/2018), laporan NBC menyebutkan Gedung Putih saat ini sedang mempelajari konsekuensi hukum mengusir ulama yang tinggal dalam pengasingan di Pennsylvania.

Baca juga: Erdogan Tawari AS Barter Pendeta dengan Fethullah Gulen

Hal tersebut terkait dengan usaha membujuk Turki untuk mengurangi tekanan terhadap Arab Saudi atas pembunuhan jurnalis Saudi, Jamal Khashoggi.

"Itu tidak sedang dipertimbangkan," ucap Trump kepada wartan sebelu berangkat ke California untuk bertemu dengan korban kebakaran.

"Kami melakukannya dengan sangat baik dengan Turki," katanya.

Trump mengaku jika memiliki hubungan baik dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

"Dia merupakan kawan saya. Dia seorang pria kuat, tangguh, dan cerdas. Jadi apa pun yang bisa kita lakukan, kita lakukan. Tapi pada titik ini? Tidak," tuturnya.

Hubungan AS dengan Turki telah memanas, namun kembali mencair ketika negara Teluk tersebut membebaskan pendeta asal AS Andrew Brunson pada Oktober lalu.

Halaman
12
Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved